Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Di Kabupaten Semarang, Karena ini Angka Kecelakaan Menurun Dibanding Musim Libur Natal Tahun Lalu

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP M Adiel Aristo mengatakan, penurunan kecelakaan karena kendaraan yang melintas di Bumi Serasi tahun ini berkurang.

POLRES SEMARANG
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP M Adiel Aristo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Satlantas Polres Semarang mengklaim angka kecelakaan lalu lintas pada masa angkutan liburan Natal Tahun 2020 mengalami penurunan hingga 40 persen.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP M Adiel Aristo mengatakan, penurunan kecelakaan itu karena jumlah kendaraan yang melintas di Bumi Serasi tahun ini berkurang.

Baca juga: Bandungan Semarang Jadi Lokasi Latihan dan Pengkaderan, FKPT Jateng: Bentuk Baru Gerakan Terorisme

Baca juga: RSUD Wongsonegoro Semarang Belum Buka Layanan Rapid Test Antigen, Ini Alasannya

Baca juga: Di Semarang, Densus 88 Temukan Villa Penggemblengan Anak Muda Jaringan Teroris Jemaah Islamiyah

Baca juga: Marah Tidak Dilayani Karena Tak Gunakan Masker, Pria Ini Meludahi Petugas SPBU Unika Semarang

"Untuk jumlah kendaraan ramai tetapi tidak signifikan sampai memasuki arus balik pada Minggu (27/12/2020)."

"Alhamdulillah kecelakaan lalulintas menurun sampai 40 persen," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (28/12/2020).

Menurut AKP Aristo, hal serupa juga diprediksi bakal terjadi ketika memasuki liburan akhir tahun atau menjelang pergantian tahun.

Ia menambahkan, dalam masa angkutan baik Natal maupun Tahun Baru 2021 jajaran kepolisian menerapkan tes rapid antigen mengantisipasi penularan virus corona (Covid-19).

"Kami menduga ketatnya setiap rest area khususnya rapid test antigen membuat masyarakat tidak banyak melakukan perjalanan ke luar kota."

"Lalu ada sejumlah daerah memberlakukan PSBB," katanya.

Pihaknya mengungkapkan, volume kendaraan yang masuk dan keluar Kabupaten Semarang mulai 27-28 Desember 2020 tercatat mencapai 44.518 kendaraan.

Itu khususnya yang melalui Gerbang Tol (GT) Ungaran maupun GT Bawen, Kabupaten Semarang.

Kemudian, jumlah kejadian kecelakaan lalulintas pada tahun ini ada 4 kasus dengan korban mengalami luka ringan 6 orang.

"Dibandingkan 2019 jumlah kecelakaan sebanyak 6 kejadian dengan korban 7 orang," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Sahoun Ayam, Kuliner Legendaris Purwokerto: Dibuat dari Campuran Aci dan Tepung Beras, Diguyur Kaldu

Baca juga: Merokok Tingwe Sudah Jadi Gaya Hidup Anak Muda Purwokerto, Berikut Pengakuan Mereka

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Dilarang, Dipertegas Melalui Surat Edaran Bupati Purbalingga

Baca juga: Kisah 83 Warga Karanggambas Purbalingga Sembuh Covid-19, Kini Mereka Percaya dan Disiplin Prokes

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved