Breaking News:

Berita Banyumas

Merokok Tingwe Sudah Jadi Gaya Hidup Anak Muda Purwokerto, Berikut Pengakuan Mereka

Gaya merokok tingwe dianggap tradisional dan biasa dilakukan para orangtua di usia lanjut yang masih suka merokok, kini image tersebut terpatahkan.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Penikmat rokok saat meracik tembakau menjadi rokok dengan cara tingwe (ngelinting dewe), Jumat (25/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Aktivitas melinting tembakau atau akrab disebut tingwe atau ngelinting dewe, belakangan ini menjadi ramai di kalangan anak muda.

Padahal keberadaan rokok tingwe masih dipandang sebelah mata.

Terutama oleh orang-orang yang hidup di wilayah perkotaan.

Baca juga: Asano Kini Sudah Miliki Kursi Roda, PMI Banyumas Serahkan Alat Bantu Warga Kurang Mampu di Wangon

Baca juga: Banyumas Menuju Puncak Pandemi dan Lanjut Hingga 2021, Berikut Penjelasan Ahli Epidemiologi Unsoed

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Banyumas Tercatat 4.390 Kasus, Separuhnya Terjadi di Desember

Baca juga: Tiga Ruas Jalan Ini Akan Ditutup saat Malam Natal dan Tahun Baru di Banyumas

Gaya merokok tingwe dianggap tradisional dan biasa dilakukan para orangtua di usia lanjut yang masih suka merokok.

Namun belakangan ini, mulai banyak anak muda merokok tingwe, dengan cara yang sama akan tetapi dengan banyak variasi rasa tembakau.

Kini, tingwe menjadi tren bahkan bagi kaum urban perkotaan termasuk di Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

Pemilik warung tembakau di Purwokerto, Anang Firmansyah mengatakan, belum lama rokok tingwe menjadi fenomena bagi anak muda perkotaan.

Di Warung Mbako Sinambi miliknya, banyak kalangan anak muda yang beralih dari rokok biasa memilih tingwe.

"Tingwe merupakan solusi terus naiknya harga rokok kretek atau filter pabrikan."

"Sekarang tingwe ini mulai menjadi gaya hidup."

Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved