Penanganan Corona

Bupati Wihaji Sebut Kini Batang Peringkat Pertama Kasus Covid-19 di Jateng, Tiap Hari Ada 40 Kasus

Bupati Wihaji tegas soal protokol kesehatan dikarenakan Satgas Covid-19 Kabupaten Batang mencatat setiap harinya ada 40 orang terpapar Covid-19. 

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Bupati Batang, Wihaji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan

Hal itu terus didengungkan Bupati Wihaji dalam setiap acara.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar mematuhi aturan yang berlaku guna menekan angka penularan Covid-19. 

Baca juga: Ceceran Batu Bara Diduga dari PLTU Batang Cemari Laut, Nelayan: Rusak Jaring, Ikan Berkurang

Baca juga: Sehari 40 Kasus Covid-19 di Batang, Petugas Ops Lilin Candi Diminta Tegas Ketika Jumpai Kerumunan

Baca juga: Melalui Situs Batang Karir, 3 Hari 400 Pencari Kerja Sudah Diterima Pekerjaan

Baca juga: Kabupaten Batang Dapat Tambahan Insentif Rp 10 Miliar, Bersumber dari Kementerian Keuangan

Penegasan yang terus dilontarkan Bupati Wihaji, dikarenakan Satgas Covid-19 Kabupaten Batang mencatat setiap harinya ada 40 orang terpapar Covid-19. 

Menurut Bupati Wihaji, hal itu membuat Kabupaten Batang menempati peringkat pertama kasus Covid-19 di Jawa Tengah. 

"Peringkat pertama di sini, yang kedua adalah Surakarta, lalu Karanganyar, dan keempat Sragen," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (23/12/2020).

Dilanjutkannya, Kabupaten Batang juga ditetapkan sebagai zona berisiko tinggi Covid-19.  

“Kondisi itu berdasarkan data Selasa (22/12/2020), dimana Kabupaten Batang masuk zona risiko tinggi Covid-19," ucapnya. 

Dia menuturkan, sampai saat ini jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Batang mencapai 2.008 kasus. 

"Yang dirawat di rumah sakit ada 68 orang, 379 orang menjalani isolasi mandiri."

"Yang dinyatakan sembuh ada 1.468 orang, sedangkan meninggal dunia 93 orang," jelasnya. 

Dijelaskan Bupati Wihaji, seluruh kecamatan di Kabupaten Batang masuk zona merah Covid-19. 

"Untuk itu kami minta masyarakat tak menyepelakan."

"Tapi juga tak boleh takut terhadap Covid-19."

"Meski Covid-19 belum ada obatnya, penularannya bisa dicegah dengan tetap menaati protokol kesehatan," tambahnya. (Budi Susanto)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Baca juga: SPA Menangis Saat Pulang ke Rumah, Ternyata Seusai Disetubui Kenalannya di Karanganyar

Baca juga: Harga Sayur Mayur Merangsek Naik di Karanganyar, Sincu: Bertahap Sejak Pekan Lalu

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Ditiadakan di Kebumen, Yazid Ingatkan Kembali Pentingnya Protokol Kesehatan

Baca juga: Dugaan Politik Uang Pilkada Kebumen, Relawan Koko Minta Gakumdu Usut Tuntas

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved