Senin, 27 April 2026

Berita Jawa Tengah

Banjir Kepung Dua Kecamatan di Blora, Ketinggian Air Capai Satu Meter

Banjir yang merendam ratusan rumah di beberapa kelurahan dan desa itu terjadi pada Jumat (8/1/2021) malam di Kabupaten Blora.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
BPBD KABUPATEN BLORA
Gambaran banjir yang melanda permukiman warga di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora akibat luapan aliran sungai, Jumat (8/1/2021) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Ratusan rumah di Kecamatan Cepu dan Sambong, Kabupaten Blora terendam banjir akibat luapan sungai.

Sebelumnya, hujan lebat menimpa wilayah tersebut selama beberapa jam.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Blora, Agung Tri mengatakan, banjir yang merendam ratusan rumah di beberapa kelurahan dan desa itu terjadi pada Jumat (8/1/2021) malam.

Baca juga: Gelap Mata, Kakek 65 Tahun di Blora Bacok Mantan Istri yang Berduaan dengan Pria Lain di Sawah

Baca juga: Dinkes Blora Sebut 34 Faskes Sudah Siap Lakukan Vaksinasi, Termasuk Petugasnya

Baca juga: Menilik Makam Pocut Meurah Intan, Tokoh Pejuang Perempuan Asal Aceh di Blora

Baca juga: 22 Kamar Isolasi Covid-19 Penuh, RSUD dr Soetijono Blora Bakal Tambah 10 Kamar

Ratusan rumah di Kelurahan Cepu terendam banjir dengan ketinggian antara 500 sampai 100 sentimeter.

Banjir tersebut akibat luapan Sungai Ngareng.

Kemudian di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu akibat luapan Sungai Taman Siswa.

Atas hal tersebut, puluhan rumah yang tersebar di lima RW terendam banjir.

"Ketinggian banjir di Kelurahan Balun sampai 125 sentimeter," ujar Agung Tri kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (9/1/2021).

Kemudian karena luapan Sungai Giyanti, ratusan rumah di tiga kelurahan yakni Kelurahan Karangboyo, Ngelo, dan Ngroto juga terendam banjir.

"Di Kelurahan Mulyorejo akibat luapan Sungai Joho, SMP Negeri 4 Cepu terendam banjir setinggi 25 sentimeter."

"Jalan provinsi juga sempat terendam banjir," kata dia.

Kemudian, di Kecamatan Sambong tepatnya di Desa Biting terdapat puluhan rumah yang terendam banjir.

Rata-rata ketinggian banjir 40 sampai 60 sentimeter.

"Di Desa Biting juga akibat luapan Sungai Biting," kata Agung Tri.

Agung menambahkan, tidak ada korban jiwa banjir yang melanda permukiman warga tersebut.

Namun, di saat yang sama ada satu rumah milik warga bernama Sukri di RT 04 RW 08 Dusun Jambe, Tambakromo, dan Cepu roboh.

"Robohnya rumah karena tiang tidak kuat dan kondisinya sudah lapuk."

"Saat itu hujan deras disertai angin melanda wilayah tersebut," kata dia. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Tetap Berproduksi, Pengrajin Tahu Purwokerto Pilih Naikkan Harga setelah Harga Kedelai Impor Meroket

Baca juga: PPKM Banyumas, Sektor Pariwisata Ditutup Total Selama Dua Pekan, Hajatan Juga Dilarang Digelar

Baca juga: Ardi Ngamuk Saat Berlayar, Kapolres Cilacap: Pelaku Kesal Pacarnya Sering Digoda Rekan Sesama ABK

Baca juga: Aksi Residivis Ini Nyaris Sukses di Kebumen, Saat Dorong Motor Hasil Curian Justru Kehabisan BBM

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved