Berita Pati
CFD di Alun-alun Kembangjoyo Pati Makin Meriah, Ada Pasar Minggu Dua Pekan Sekali
Alun-alun Kembangjoyo Pati tak hanya menjadi pusat CFD tetapi juga Pasar Minggu, tempat pelaku UMKM kuliner dan produk unggulan berkumpul.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Alun-alun Kembangjoyo Pati kini tak hanya menjadi lokasi CFD tetapi juga Pasar Minggu.
- Pasar Minggu ini mewadahi pelaku UMKM menjual kuliner dan produk unggulan lain.
- Pedagang pun berharap, Pasar Minggu rutin berlangsung setiap hari Minggu.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Kegiatan car free day (CFD) di Alun-Alun Kembangjoyo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali aktif, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan steril kendaraan ini pun makin semarak dengan peluncuran Pasar Minggu Kembangjoyo.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra hadir langsung meninjau kegiatan tersebut.
Dia ingin memastikan, kegiatan di ruang terbuka hijau itu berjalan optimal, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Kegiatan yang dirancang sebagai pusat kuliner dan ruang publik ini memfasilitasi masyarakat untuk berolahraga pagi, menikmati panggung hiburan, hingga berbelanja produk unggulan daerah.
Baca juga: Gedung SDN Mencon 01 Roboh, Plt Bupati Pati Pastikan Pembangunan Mulai Mei 2026
Di sela-sela kunjungannya, Chandra menjelaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh meningkatkan kenyamanan pengunjung melalui rencana penataan kawasan yang lebih komprehensif dalam waktu dekat.
"Nanti, bulan Mei, akan kami adakan penataan di Alun-Alun Kembangjoyo, dan untuk penerangan, juga akan kami lakukan pengadaan di sini,” ujar dia saat memantau lokasi.
Chandra menambahkan, langkah strategis ini bertujuan agar kawasan tersebut kembali meriah sebagai tempat berkumpul keluarga, sehingga ekosistem UMKM di dalamnya dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Selain rencana perbaikan fasilitas fisik, dia juga menekankan pentingnya transparansi harga demi perlindungan konsumen.
Ia menginstruksikan seluruh pedagang mencantumkan daftar menu beserta harga secara detail agar pembeli mendapatkan kepastian nominal sebelum bertransaksi.
Tak hanya itu, Chandra juga menyoroti keluhan masyarakat terkait oknum juru parkir yang menarik tarif di luar regulasi resmi.
Merespons adanya laporan tarif parkir motor yang mencapai Rp5.000, dia menegaskan, pihaknya segera melakukan penertiban mulai awal pekan ini.
Menurutnya, secara aturan, tarif parkir di kawasan tersebut hanya Rp1.000 untuk roda dua dan Rp2.000 untuk roda empat.
"Besok Senin kami pasang banner parkir resmi supaya masyarakat tahu harga yang benar dan tidak ada lagi pungutan yang memberatkan pengunjung," tegasnya.
Berharap Rutin Setiap Minggu
| Gedung SDN Mencon 01 Roboh, Plt Bupati Pati Pastikan Pembangunan Mulai Mei 2026 |
|
|---|
| Kritik Rencana Museum Cagar Budaya Pati, Ahmadi: Peradaban Kita Lebih Tua dari Mataram Islam |
|
|---|
| Kecewa Vonis 3 Tahun Penjara, Keluarga Korban Tongtek Maut di Talun Pati Serang Mobil Tahanan |
|
|---|
| Eks Kantor Satpol PP Pati akan Diubah Jadi Museum Cagar Budaya |
|
|---|
| Maut di Atas Truk Sound Horeg: Kru Asal Kediri Tewas Tersengat Listrik Saat Karnaval di Pati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260426-cfd-dan-pasar-minggu-di-alun-alun-kembangjoyo-pati.jpg)