Jumat, 15 Mei 2026

Berita Pati

Kiai Cabul Pati Diduga Beraksi Sejak 2013, Korban Kini Lapor Polisi

Satu lagi korban percabulan kiai Ashari dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati yang melapor ke polisi. Mengaku menjadi korban tahun 2013.

Tayang:
Editor: rika irawati
Tribun Banyumas
DITANGKAP - Ashari, pendiri Ponpes Ndholo Kusumo Pati saat ditangkap polisi, Kamis (7/5/2026). Satu lagi korban Ashari yang berani melapor ke polisi dan mengaku menjadi korban percabulan pada 2013. 

Ringkasan Berita:
  • Satu lagi korban percabulan kiai Ashari dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati yang melapor ke polisi.
  • Korban mengaku dicabuli kiai Ashari saat menjadi santri pada 2013.
  • Polisi pun membuka posko pengaduan untuk masyarakat yang ingin melaporkan kejadian serupa.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Satu lagi korban percabulan kiai Ashari yang melapor ke Polres Pati, Jawa Tengah.

Korban mengaku menjadi korban percabulan kiai Ashari saat menjadi santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo Pati pada 2013.

Korban melapor ke polisi didampingi kuasa hukum dari Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (Aspirasi), Burhanudin.

"Korban yang kami dampingi saat ini termasuk pengikut dari awal."

"Selain itu, ada juga korban lain yang nantinya akan menjadi saksi dalam perkara ini," ujar Burhanudin. 

Takut karena Doktrin

Menurut Burhanudin, korban mengalami percabulan pada rentang tahun 2013 hingga 2014. 

Saat kejadian berlangsung, korban sudah berusia dewasa. 

Baca juga: Berani Speak Up, Korban Kiai Cabul Pati yang Lapor Bertambah

Namun, korban mengaku tidak memiliki keberanian bercerita kepada keluarga maupun melapor kepada aparat penegak hukum. 

"Korban belum berani speak up secara mental, bahkan kepada keluarga terdekat sekalipun, apalagi melapor ke polisi," jelasnya. 

Menurut pengakuan korban, terdapat doktrin kepatuhan yang kuat di lingkungan pondok, di mana santri diwajibkan patuh terhadap guru atau pengasuh pondok. 

Burhanudin berharap, laporan baru ini membuat korban lain ikut bersuara dan menempuh jalur hukum.

Posko Pengaduan

Sementara, Wakasat Reskrim Polresta Pati AKP Iswantoro, membenarkan adanya tambahan laporan korban kasus percabulan kiai Ashari.

Saat ini, penyidik masih fokus memeriksa dan mendalami laporan.

"Ada tambahan satu lagi korban yang mengadu di Polresta Pati."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved