Breaking News:

Berita Banyumas

Kasus Covid-19 di Banyumas Belum Terkendali, Rata-rata Ada 3 Kematian Per Hari

Kasus Covid-19 di Banyumas masih belum terkendali. Jika dirata-rata, per hari ada tiga kasus kematian.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto saat ditemui di Pendopo Sipanji Purwokerto, Selasa (1/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kasus Covid-19 di Banyumas masih belum terkendali. Jika dirata-rata, per hari, ada tiga kasus kematian.

Angka kematian di Banyumas saat ini lebih tinggi dari tingkat provinsi dan nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto mengatakan, jumlah total kasus positif saat ini mencapai 5.070. Dari jumlah tersebut, 4.318 orang dinyatakan sembuh dan 231 orang meninggal.

"Bulan Januari, hingga tanggal 6 kemarin, sudah ada 15 orang meninggal. Reproduksi virus 0,79 persen atau dibawah 1 persen, positivity rate 12,8 persen," ujar Sadiyanto, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Bakal Diterapkan Pembatasan Kegiatan, Kasus Covid-19 di Banyumas Per Hari Ini Tembus 5.070 Orang

Baca juga: Selain Banyumas Raya, 2 Wilayah di Jateng Ini Juga Harus Melakukan Pembatasan Kegiatan 11-25 Januari

Baca juga: Sambil Menunggu Vaksin Covid-19 Tiba, Ini yang Dilakukan Dinkes Banyumas

Baca juga: Masih Tunggu Hasil Lelang, BRT di Banyumas Dijadwalkan Beroperasi April

Dijelaskannya, angka mortality (angka kematian) di Banyumas adalah 4,6 persen sudah mendekati standar maksimal WHO, yaitu 5 persen.

"Jika bisa ditekan, itu lebih bagus. Pembanding kami adalah provinsi 4,0 persen, sementara mortality nasional 3,0 persen. Mudah-mudahan, bisa ditekan lagi," katanya.

Sadiyanto berpandangan, seseorang dinyatakan positif Covid-19 tidak masalah, yang terpenting tidak sampai meninggal.

Oleh karena itu, ia berharap, masyarakat segera memeriksakan ke rumah sakit jika mempunyai gejala.

Menurutnya, rumah sakit di Banyumas juga berupaya agar pasien positif mendapatkan terapi plasma darah.

Pemkab telah berkordinasi dengan rumah sakit untuk mendata dan mengedukasi setiap pasien Covid-19 yang sembuh agar menjadi pendonor plasma.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved