Berita Jawa Tengah

Jika Sedang Berada di Blora pada Awal Februari, Mampirlah ke Kampung Durian Nglawungan

Sensasi bisa didapat saat berada di Kampung Durian Nglawungan Kabupaten Blora yakni menyantap durian langsung dari pohonnya.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/RIFQI GOZALI
Seorang pengunjung melihat durian di Kampung Durian Nglawungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Sabtu (2/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Kampung Durian Nglawungan bisa menjadi pilihan kamu bersama teman atau keluarga untuk menikmati durian saat berada di Kabupaten Blora.

Sensasi yang bisa didapat saat berada di tempat ini yakni menyantap durian langsung dari pohonnya.

Di kebun yang luasnya dua hektare lebih itu terdapat bermacam pohon durian berbagai varietas.

Baca juga: Ini Tindak Kriminal yang Mendominasi Sepanjang 2020 di Blora, Totalnya Capai 22 Kasus

Baca juga: Hasil Pilkada Kabupaten Blora, KPU Belum Bisa Tetapkan Paslon Terpilih, Ini Penyebabnya

Baca juga: Sekda Komang Gede Irawadi Tegaskan Tidak Ada PSBB Maupun Jam Malam di Blora

Baca juga: Siapkan Rp 5 Miliar untuk Perbaiki dan Bangun Venue Baru, Blora Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2022

Tempatnya yang sejuk ditambah suasana khas pedesaan menjadi daya tarik tersendiri.

Letaknya di Dukuh Nglawungan, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Untuk sampai di tempat ini, pengunjung harus menempuh jarak sekira 15 kilometer dari pusat Kota Blora menuju ke arah barat atau Purwodadi.

Setelah sampai di Perempatan Maguan, pengunjung ambil arah ke Desa Tunjungan atau ke utara.

Akses jalan menuju ke tempat tersebut sebagian besar telah dibangun.

Hanya sedikit jalan berbatu saat memasuki kompleks kebun durian.

Saat Tribunbanyumas.com, berkunjung ke sana, Sabtu (2/1/2021), hampir semua pohon durian telah berbuah.

Hanya saja belum bisa dipetik lantaran belum benar-benar tua.

Katanya, kurang beberapa minggu lagi baru bisa dinikmati durian dari kebun tersebut.

"Padahal biasanya kalau Desember 2020 atau awal Januari 2021 sudah bisa dipanen."

"Ini hitungannya terlambat," ujar seorang pengelola, Riyan kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (2/1/2021).

Beberapa buah durian yang masih berada di pohon sudah tampak begitu besar.

Sebagian lainnya masih kecil.

"Yang besar itu memang belum benar-benar tua, jadi belum bisa dipanen."

"Kalaupun mau panen, biasanya tidak dipetik, tapi ditunggu sampai jatuh."

"Karena itu berarti durian benar-benar tua dan masak," ujar Riyan.

Seorang pengunjung melihat durian di Kampung Durian Nglawungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Sabtu (2/1/2021).
Seorang pengunjung melihat durian di Kampung Durian Nglawungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Sabtu (2/1/2021). (TRIBUN BANYUMAS/RIFQI GOZALI)

Kata Riyan, musim durian saat ini bisa dibilang terlambat.

Sedianya saat Desember 2020 atau awal Januari 2021, durian sudah bisa dipanen.

Hanya saja, saat ini sedang memasuki siklus lima tahunan.

"Memang setiap lima tahun sekali begitu."

"Berbuahnya sedikit terlambat," kata dia.

Satu di antara durian yang bisa dinikmati dari kebun tersebut yakni jenis montong.

Per kilogramnya, kata Riyan, biasanya seharga Rp 60 ribu per kilogramnya.

Seorang pengunjung asal Tuban, Mahfudz, pun harus undur diri tanpa bisa menikmati durian.

Namun, dia beberapa minggu ke depan akan ke sana.

"Enak gitu lho menikmati buah durian langsung dari pohonnya."

"Makannya pun di kebun," ujar Mahfudz. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Kamu Termasuk Calon Penerima Vaksin Covid-19? Berikut Link Cek Status Vaksinasi, Cukup Masukkan NIK

Baca juga: Sudah Mulai Diterapkan Januari 2021, Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Naik, Peserta Bayarnya Rp 35.000

Baca juga: Asyik, Subsidi Listrik PLN Berlanjut Hingga Maret 2021, Begini Tiga Cara Mudah Mendapatkannya

Baca juga: Kasus Parodi Lagu Indonesia Raya, Polres Cianjur: Pelaku Berstatus Pelajar SMP Kelas III

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved