Breaking News:

Berita Kendal

Disporapar Kendal Larang Pengelola Wisata Mengadakan Pesta Kembang Api

Disporapar Kendal melarang penyelenggaraan pesta kembang api menyambut Tahun Baru 2021 di semua tempat pariwisata di wilayah tersebut.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Sejumlah warga mengunjungi Pantai Sendang Asih Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) melarang penyelenggaraan pesta kembang api menyambut Tahun Baru 2021 di semua tempat pariwisata di wilayah tersebut.

Larangan juga berlaku bagi pengelola kafe, restoran, maupun perhotelan, agar tidak menyelenggarakan perayaan Tahun Baru yang mengundang massa.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kendal Kardiantomo mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 bakal membubarkan kegiatan yang mengumpulkan massa yang dimaksud.

Tindakan tegas ini sesuai Surat Edaran Nomor 440/4642/Disporapar Kendal tentang Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata, Kafe, Restoran, dan Hotel saat pandemi Covid-19 berlangsung.

"Surat edaran ini sudah kami sampaikan kepada DTW yang ada, termasuk perhotelan, kafe, dan restoran. Isinya, imbauan agar tidak menyelenggarakan kegiatan apapun dalam rangka menyambut pergantian tahun. Kalau nekat, dibubarkan," terangnya, Minggu (27/12/2020).

Baca juga: Tanggul Sungai Jebol di Desa Blorok Kendal, Air Genangi Puluhan Rumah, Kasani: Tadi Capai Semeter

Baca juga: Terima Surat Edaran Gubernur Jateng, Disdikbud Kendal: Persiapan KBM Tatap Muka Jalan Terus

Baca juga: Hasil Pilkada Serentak di Jateng, Golkar Menang Banyak, Kemenangan Kendal Juga Sudah Diprediksi

Baca juga: Jelang Simulasi KBM Tatap Muka di Kendal, Sekolah Wajib Bentuk Satgas Covid-19, Form Sudah Ada

Akan tetapi, Kardiantomo menjelaskan, pada momen libur kali ini, pemkab mengizinkan semua pengelola tempat wisata, kafe, restoran, dan hotel, tetap buka.

Dengan catatan, mereka menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Di antaranya, membatasi pengunjung, yakni membuka hanya untuk maksimal 50 persen dari total kapasitas.

"Semua diizinkan buka untuk kebutuhan perekonomian masing-masing. Tetapi, semua harus patuh kepada peraturan yang ada, termasuk tidak mengadakan pesta kembang api dan konser musik. Ini instruksi dari Disporapar Jateng langsung guna mencegah terjadinya klaster penyebaran Covid-19," tuturnya.

Di lain sisi, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal hingga Minggu, terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19, jumlah total kasus terpapar corona mencapai 3.810 orang. Rinciannya, 604 orang menjalani perawatan dan isolasi mandiri, 151 orang meninggal, dan sisanya sembuh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved