Breaking News:

Tips Sehat

Begini Tips Dosen Keperawatan Unsoed Cegah Stres di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 mempengaruhi bahkan mengubah sebagian pola hidup warga. Wabah ini bahkan memicu kecemasan serta depresi lantaran tak kunjung usai.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Begini Tips Dosen Keperawatan Unsoed Cegah Stres di Tengah Pandemi Covid-19
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Dosen Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (Fikes) Unsoed, Dr Endang Triyanto, SKep Ns MKep

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pandemi Covid-19 mempengaruhi bahkan mengubah sebagian pola hidup warga. Wabah ini bahkan memicu kecemasan serta depresi lantaran tak kunjung usai.

Beberapa tanda yang muncul di antaranya, mudah jengkel juga gelisah. Apalagi, tak sedikit yang kehilangan pekerjaan sebagai sumber pendapatan yang berdampak bagi kehidupan mereka.

Meningkatnya depresi di masyarakat, akan berakibat sulit tidur, merasa sebagai orang gagal, dan kurang bergairah.

Hal ini disampaikan Dosen Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Dr Endang Triyanto.

Baca juga: Kisah 83 Warga Karanggambas Purbalingga Sembuh Covid-19, Kini Mereka Percaya dan Disiplin Prokes

Baca juga: Ini Penjelasan Dirut RSUD Brebes, Keluarga Tak Terima Pasien Dimakamkan Sesuai Prokes Covid-19

Baca juga: Kini Sudah Tembus 700 Ribu, Data Kasus Covid-19 Hingga Jumat Siang di Indonesia

Baca juga: Angka Penularan Covid-19 Banyumas Tembus 13,8 Persen, Warga Diminta Patuh Prokes

Ia memaparkan, lamanya periode pandemi berdampak pada perubahan kesehatan fisik, psikologis, spiritual, kultural, maupun sosial.

Dampak psikologis ini menyebabkan kesehatan mental seseorang terganggu.

"Bentuk kesehatan mental yang terganggu di antaranya adalah kecemasan, insomnia, stres, kepanikan, bahkan dapat pula terjadi depresi," jelas Endang dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Minggu (27/12/2020).

"Depresi berat mungkin saja terjadi dan berisiko mengarah pada tindak bunuh diri," imbuhnya.

Gangguan kesehatan mental yang terjadi pada masyarakat Indonesia selama pandemi Covid-19, dikatakannya, dapat dipicu ketakutan akan kematian, maraknya berita hoaks, isolasi, berkurangnya pendapatan, dan masih banyak faktor lain.

Kelompok yang berpotensi mengalami gangguan kesehatan mental, di antaranya adalah petugas kesehatan, pelajar, pekerja yang berisiko terpapar Covid-19, orang yang menjalani isolasi mandiri, pengusaha sektor transportasi pariwisata.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved