Berita Duka
KABAR DUKA: Sekretaris Disdagnakerkop UKM Karanganyar Meninggal Dunia, Awalnya Flek Paru
Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, Sekretaris Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar sudah tidak masuk kerja sejak pekan lalu.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - DKK Karanganyar akan melakukan tracing menyusul kabar duka meninggalnya Sekretaris Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar, Dewi Rahayu (48) pada Sabtu (26/12/2020) pagi.
Tracing terhadap beberapa pegawai akan dilakukan DKK pada Senin (28/12/2020).
Sementara itu petugas telah melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin di ruang kerjanya selama pelayanan kantor tutup bertepatan libur Natal.
Baca juga: Wisatawan Wajib Rapid Test Antigen? Penegasan Disparpora Karanganyar: Tidak Ada Kebijakan Itu
Baca juga: Polres Karanganyar: Jangan Sampai Tempat Hiburan Malam Abaikan Larangan Kami, Begini Risikonya
Baca juga: Bantu Petani di Karanganyar, Secara Bertahap Diesel Bakal Diganti Meteran Listrik Ramah Lingkungan
Baca juga: SPA Menangis Saat Pulang ke Rumah, Ternyata Seusai Disetubui Kenalannya di Karanganyar
Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, Sekretaris Disdagnakerkop UKM sudah tidak masuk kerja sejak pekan lalu.
Semula yang bersangkutan merasa tidak enak badan dan izin pulang.
"Sudah periksa, ada flek di paru-paru."
"Terus merasa sesak napas pada Rabu (23/12/2020)."
"Kemudian dibawa ke RSUD Karanganyar."
"Malamnya dirujuk ke rumah sakit daerah di Surakarta dan kabar terakhir meninggal dunia tadi pagi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (26/12/2020).
Dinas terkait mendapatkan informasi hasil swab dari almarhumah pada Jumat (25/12/2020) dan hasilnya positif Covid-19.
Purwati belum mengetahui persis dari mana yang bersangkutan terpapar Covid-19.
Namun saudara dari almarhumah ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Lanjutnya, petugas Puskesmas telah melakukan tracing terhadap anggota keluarga dan hasil swabnya negatif semua.
Sedangkan tracing terhadap rekan kerja akan dilakukan pada Senin (28/12/2020).
"Kami akan tracing. Kontak erat dijadwalkan rapid antigen, kalau hasil positif langsung diswab."