Berita Jawa Tengah
Bantu Petani di Karanganyar, Secara Bertahap Diesel Bakal Diganti Meteran Listrik Ramah Lingkungan
Bantuan meteran listrik itu menggantikan penggunaan diesel yang kerap digunakan petani untuk memompa dan mengalirkan air di lahan pertanian.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) memberikan bantuan meteran listrik bagi gabungan kelompok tani di 35 titik yang tersebar di lima kecamatan.
Bantuan meteran listrik itu menggantikan penggunaan diesel yang kerap digunakan petani untuk memompa dan mengalirkan air di lahan pertanian.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan secara simbolis bantuan itu kepada Gapoktan di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, pada Rabu (23/12/2020).
Baca juga: Jika Terjadi Kemacetan, Berikut Ini Penerapan Rekayasa Lalu Lintas di Karanganyar
Baca juga: SPA Menangis Saat Pulang ke Rumah, Ternyata Seusai Disetubui Kenalannya di Karanganyar
Baca juga: Harga Sayur Mayur Merangsek Naik di Karanganyar, Sincu: Bertahap Sejak Pekan Lalu
Baca juga: Jumlah Pendaki Gunung Lawu Tetap Dibatasi, Maksimal 350 Orang, Ini Alasan Disparpora Karanganyar
Dalam pemasangan jaringan listrik, Pemkab Karanganyar mendapatkan bantuan dari pihak PLN.
Plt Sekretaris Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Riyanto menyampaikan, sebelumnya para petani kerap menggunakan diesel untuk pengairan lahan pertanian.
Sementara ini ada 35 titik yang telah menggunakan meteran listrik.
Titik itu tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Tasikmadu, Jaten, dan Gondangrejo.
"Di Kebakkramat ada 10 titik, Gondangrejo 5 titik, Tasikmadu ada 14, Karanganyar ada 3, dan Jaten ada 3 titik."
"Bantuan ini dari APBD Perubahan 2020 Kabupaten Karanganyar," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (23/12/2020).
Selain dapat mengefisienkan biaya produksi, lanjutnya, penggunaan meteran listrik juga lebih ramah lingkungan.
Pemilihan titik pemasangan meteran listrik berdasarkan potensi pertanian dan adanya sumber air.
Dia berharap dengan bantuan ini dapat meningkatan produktivitas pertanian di wilayah Karanganyar.
Selanjutnya, pemeliharaan jaringan dan pengisian token menjadi tanggung jawab Gapoktan.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, nantinya secara bertahap pemasangan meteran listrik di lahan pertanian akan diterapkan di Kabupaten Karanganyar.
"Kami menggantikan diesel dengan meteran listrik karena lebih efisien dan ramah lingkungan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/meteran-listrik-pertanian-karanganyar.jpg)