Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Harga Sayur Mayur Merangsek Naik di Karanganyar, Sincu: Bertahap Sejak Pekan Lalu

Pedagang, Sincu (39) mengatakan, harga cabai tidak mengalami kenaikan tapi harga sayur yang mengalami kenaikan sejak pekan lalu.

TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Aktivitas pedagang sayur mayur di Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (23/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Harga sayur dan telur di Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar mengalami kenaikan menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru). 

Pedagang, Sincu (39) mengatakan, harga cabai tidak mengalami kenaikan tapi harga sayur yang mengalami kenaikan sejak pekan lalu.

Baik itu kubis, terong, wortel, timun, maupun tomat. 

Baca juga: Jumlah Pendaki Gunung Lawu Tetap Dibatasi, Maksimal 350 Orang, Ini Alasan Disparpora Karanganyar

Baca juga: Polisi Masih Menganalisis Kasus Perampokan Toko Waralaba di Karanganyar

Baca juga: Pelancong Masuk Karanganyar Bakal Jalani Rapid Antigen, Kapolres: Diberlakukan Secara Acak

Baca juga: Hindari Transmisi Lokal, RSUD Karanganyar Tiadakan Jam Kunjungan Pasien, Penunggu Juga Dibatasi

Harga cabai rawit merah saat ini di harga Rp 45 ribu per kilogram, rawit hijau Rp 30 per kilogram, sedangkan cabai merah besar Rp 50 ribu per kilogram. 

"Ini harga sayur yang naik."

"Wortel sekarang Rp 10 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 8.000  per kilogram."

"Timun Rp 5.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram."

"Buncis naik jadi Rp 10 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 6 ribu per kilogram," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (23/12/2020). 

Dia mengungkapkan, kenaikan harga menjelang libur Nataru memang biasa terjadi.

Namun biasanya setelah liburan harga normal kembali.

Perempuan berusia 39 tahun itu biasanya membeli sayur dari petani di Tawangmangu. 

Sementara itu pedagang lainnya, Sri Lestari (45) menyampaikan, harga telur juga mengalami kenaikan sejak pekan lalu.

Semula harga telur Rp 22 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 26,5 ribu per kilogram.

"Naiknya bertahap, Rp 1.000, naik Rp 500, dan itu sejak pekan lalu," ucapnya. (Agus Iswadi)

Baca juga: Bupati Cilacap dan Istri Sudah Negatif Covid-19, Tatto Pamuji Beri Tips Mempercepat Kesembuhannya

Baca juga: PT KAI Jalankan KA Purwojaya Saat Libur Nataru, Relasi Cilacap-Purwokerto-Gambir, Ini Jadwalnya

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Banyumas Tercatat 4.390 Kasus, Separuhnya Terjadi di Desember

Baca juga: Angka Penularan Covid-19 Banyumas Tembus 13,8 Persen, Warga Diminta Patuh Prokes

Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved