Breaking News:

Berita Banyumas

Bupati Banyumas Imbau Khatib Ingatkan Prokes Lewat Khotbah Salat Jumat Guna Cegah Covid-19

Bupati Banyumas Achmad Husein meminta setiap pengkhotbah salat Jumat menyampaikan pentingnya penerapan protokol kesehatan kepada jemaah.

Tribunbanyumas.com/ Permata Putra Sejati
Jamaah shalat Masjid Agung Baitussalam Purwokerto saat menjalankan salat jumat berjamaah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak, Jumat (5/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein meminta setiap pengkhotbah salat Jumat menyampaikan pentingnya penerapan protokol kesehatan kepada jemaah.

Hal itu merupakan bagian dari sosialiasi dan edukasi protokol kesehatan guna mencegah penambahan kasus Covid-19.

"Saya minta, khotbah Jumat ada bagian khusus yang temanya terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Anggap bahwa protokol kesehatan adalah ibadah dan jika tidak mematuhi adalah penjahat," kata bupati, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Terbukti Jual Ciu dan Anggur, 5 Pedagang Diamankan Sat Sabhara Polresta Banyumas

Baca juga: Dari Batas Maksimal 5%, Angka Positivity Rate Covid-19 Banyumas Tembus 12%. Ini Imbauan Dinkes

Baca juga: Dua Pekan Pertama Desember, Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Banyumas Capai 65 Orang

Baca juga: Geram Ada Pedagang Pasar Minggon Buka Lapak di GOR Satria Purwokerto, Bupati Banyumas: Tertibkan!

Lewat cara ini, bupati berharap masyarakat semakin patuh menerapkan protokol kesehatan.

Dengan memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, serta menjaga jarak dan tidak berkerumun, jemaah telah melakukan bagian melindungi diri sendiri dan orang lain.

Anjuran bupati itu tidak terlepas dari mulai kendornya penerapan protokol kesehatan di lingkungan tempat ibadah, semisal masjid, terutama saat salat Jumat.

Bupati menganggap, menurunnya penerapan protokol kesehatan tejadi lantaran banyak warga menggampangkan kasus ini.

"Masjid sangat banyak dan kita tidak bisa mengawasi semua. Oleh karena itu, satu desa ditugaskan satu OPD untuk mengawasi melalui program Jaga Komorbid Jiwong Jiga," terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Banyumas Drs KH Taefur Arofat mengatakan, soal materi khotbah saat salat Jumat, sudah disisipkan tentang edukasi protokol kesehatan.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Muncul di Eropa, Arab Saudi Tutup Sementara Penerbangan Internasional

Baca juga: Punya Golden Face, Pedangdut Lesti Kejora Masuk 5 Besar Daftar Pesohor Wanita Tercantik di Dunia

Baca juga: Rest Area Jalan Tol akan Jadi Fokus Operasi Penegakan Prokes di Jateng selama Libur Nataru

Baca juga: Jelang Rabu Pon, PPP Intens Berkomunikasi dengan Presiden Terkait Resuffle Menteri

Ia mengapresiasi langkah tersebut dan menurutnya bisa segera ditindaklanjuti.

"Untuk khotbah seperti itu tidak ada masalah, bagus-bagus saja karena dalam rangka menjaga kesehatan," katanya.

Menurutnya, sebelum ada anjuran bupati tersebut, sudah banyak khatib yang menyinggung soal protokol kesehatan dalam khotbahnya. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved