Breaking News:

Berita Salatiga

Sekolah Tatap Muka di Salatiga Terancam Batal Digelar Januari setelah Belasan Guru Positif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida mengumumkan ada belasan pegawai dari dua sekolah menengah pertama terkonfirmasi positif Covid-19.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida mengumumkan ada belasan pegawai dari dua sekolah menengah pertama (SMP) terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebelumnya, terdapat 14 pegawai di SMA Negeri 2 Kota Salatiga dinyatakan terpapar virus corona.

"Dari SMP Negeri 4, ada 10 orang, dan SMP Negeri 9, ada satu orang (yang terpapar Covid-19). Ini sebagian besar hasil swab test-nya belum keluar," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida saat dihubungi, Kamis (17/12/2020).

Siti menambahkan, sesuai data Rabu (16/12/2020), kasus suspek ada 112 orang.

Secara kumulatif, ada 1.219 pasien yang terdiri dari pasien sembuh 776 orang, 418 pasien dirawat dan menjalani isolasi, serta 25 orang meninggal dunia.

"Dari data tersebut bisa dicermati, berarti bergejala dan sudah ada swab, kami saat ini tinggal menunggu hasil," paparnya.

Baca juga: Cafe Dilarang Gelar Event Perayaan Malam Tahun Baru, Pemkot Salatiga: Melanggar, Kami Tindak Tegas

Baca juga: Muncul Klaster Ponpes Covid-19, Kemenag Minta Ponpes di Salatiga Gelar Pembelajaran Daring

Baca juga: Bukti Toleransi Hidup di Salatiga, Pemuda Muslim Bantu Menghias Pohon Natal

Baca juga: Kasus Covid-19 Klaster Ponpes Melonjak, Wali Kota Salatiga: Masjid Tertutup untuk Jemaah dari Luar

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyampaikan, dengan adanya kasus Covid-19 di lingkungan pendidikan maka Pemkot Salatiga akan mengkaji ulang rencana dimulainya sekolah tatap muka pada Januari 2021.

"Sekarang, Salatiga zona merah, kalau status dan kondisi warga yang terpapar Covid-19 masih seperti dua pekan belakangan ini, sementara untuk PTM awal tahun belum berani (dibuka) secara menyeluruh. Bisa jadi, dilakukan per zona wilayah dulu setelah dilakukan assesment secara ketat," papar Yuliyanto.

Untuk itu, Yuliyanto kembali mengimbau kepada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

"Tetap gunakan masker saat beraktivitas karena itu kunci utama pencegahan Covid-19, termasuk juga mencuci tangan dan menjaga jarak," kata Yuliyanto. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Belasan Pegawai SMP Positif Covid-19, Sekolah Tatap Muka di Salatiga Terancam Ditunda".

Baca juga: Mudik Nataru Lewat Trans Jawa? Ini 5 Pospam di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang yang Bisa Dimanfaatkan

Baca juga: Berniat Mengairi Sawah, Petani di Ajibarang Banyumas Ini Malah Temukan Mayat Bayi Tersangkut Pipa

Baca juga: Bupati Batang Wihaji Tak Larang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Asal Berlangsung di Rumah

Baca juga: Dinding Rumah Mulai Retak Akibat Tanah Gerak, 40 Rumah di Cibangkong Banyumas Terancam Ambruk

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved