Breaking News:

Berita Purbalingga

Disnaker Purbalingga Buka Lagi Permohonan Rekomendasi Pembuatan Paspor bagi Calon TKI

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga pun sudah kembali membuka permohonan rekomendasi pembuatan paspor bagi calon PMI.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga Hermanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Masa Pandemi Covid-19 memengaruhi penurunan angkatan kerja Purbalingga ke luar negeri.

Pemerintah sempat menghentikan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri untuk melindungi mereka terpapar penularan Covid-19 yang telah mendunia.

Tetapi, beberapa bulan terakhir ini, pemerintah membuka kembali pintu pengiriman PMI ke luar negeri di era adaptasi kebiasaan baru.

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga pun sudah kembali membuka permohonan rekomendasi pembuatan paspor bagi calon PMI.

Baca juga: Waspada Bajir dan Longsor, Hujan Diperkirakan Guyur Purbalingga dan Purwokerto Siang-Malam Ini

Baca juga: Sederhana, Peringatan Hari Jadi Ke-190 Kabupaten Purbalingga Hanya Ditandai Doa Bersama

Baca juga: Emosi Saudara Kembar Dihina, Pemuda 21 Tahun Asal Kemangkon Tusuk Punggung Buruh di Purbalingga

Baca juga: Saksi Tolak Tanda Tangani Berita Acara KPU Purbalingga, Ternyata Sudah Direncana, Ini Alasannya

Kesemaptan ini ternyata belum terlalu diminati warga. Ini terbukti dari tidak banyaknya masyarakat yang mengajukan permohonan rekomendasi ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga Hermanto mengatakan, sampai Rabu (16/12/2020), baru ada 73 pemohon rekomendasi pembuatan paspor bagi calon PMI.

"Tahun 2020 ini, sampai Rabu, baru ada 73 pemohon," katanya saat ditemui di Disnaker Purbalingga, Kamis (17/12/2020).

Di bandingkan tahun sebelum pandemi Covid-19, angka ini jelas berkurang.

Pemohon rekomendasi pembuatan paspor tahun 2020 ini bahkan menurun hingga lebih dari separuh pada tahun normal.

Di tahun-tahun sebelumnya, pemohon paspor bisa mencapai 180 orang.

"Pemberangkatan saat ini baru dibuka untuk negara Taiwan, Hongkong, dan Singapura," katanya.

Baca juga: KPK Nobatkan Jateng sebagai Daerah Paling Antikorupsi se-Indonesia

Baca juga: Warga Korban Tanah Gerak Pagentan Masih di Pengungsian, PMI Banjarnegara Beri Pendampingan Psikologi

Baca juga: Program KB dan Pasar Kremyeng Antar TP PKK Sokaraja Kulon Juara 3 Lomba Kesatuan Gerak PKK Jateng

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Salatiga Terancam Batal Digelar Januari setelah Belasan Guru Positif Covid-19

Hermanto mengatakan, pihaknya hanya berwewenang memberikan rekomendasi untuk pembuatan paspor.

Adapun kewenangan dalam hal pelatihan hingga pemberangkatan PMI, berada pada Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS).

"Ada juga calon PMI yang mengundurkan diri karena terlalu lama tidak diberangkatkan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved