Breaking News:

Berita Purbalingga

Sederhana, Peringatan Hari Jadi Ke-190 Kabupaten Purbalingga Hanya Ditandai Doa Bersama

Jajaran Forkopimda Kabupaten Purbalingga melaksanakan ziarah kubur ke makam para bupati Purbalingga terdahulu, Rabu.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Purbalingga berziarah ke makam leluhur dan bupati terdahulu dalam rangkaian memperingati Hari Jadi ke-190 Kabupaten Purbalingga, Rabu (16/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purbalingga melaksanakan ziarah kubur ke makam para bupati Purbalingga terdahulu, Rabu (16/12/2020).

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Ke-190 Kabupaten Purbalingga.

Ziarah bertempat di pemakaman Arsantaka di Kelurahan Purbalingga Lor dan Pemakaman Giri Cendana dan Giri Purna di Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari.

Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga Bambang Irawan mewakili jajaran Forkopimda menyampaikan, ziarah kali ini bertujuan mendoakan para leluhur yang telah mendirikan dan berkiprah memimpin Kabupaten Purbalingga.

"Mudah-mudahan, dosa-dosanya diampuni, amal ibadahnya diterima. Kami sebagai generasi penerus bisa menjalankan sekaligus meneruskan apa yang beliau-beliau cita-citakan," ungkapnya.

Baca juga: Emosi Saudara Kembar Dihina, Pemuda 21 Tahun Asal Kemangkon Tusuk Punggung Buruh di Purbalingga

Baca juga: Saksi Tolak Tanda Tangani Berita Acara KPU Purbalingga, Ternyata Sudah Direncana, Ini Alasannya

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten di Purbalingga: Oji-Jeni 45,26%, Tiwi-Dono 54,74%

Baca juga: Masih Menjalani Isolasi Mandiri, Begini Kondisi Terkini Bupati Purbalingga Setelah Positif Covid-19

Ia meyakini, tidak mudah pekerjaan para leluhur membangun cikal bakal Kabupaten Purbalingga. Tetapi, ia yakin, mereka ikhlas menjalani.

Atas nama pemerintah, Ia pun memohon maaf karena prosesi peringatan HUT Kabupaten Purbalingga kali ini berlangsung sederhana lantaran bebarengan dengan wabah Covid-19.

Berbeda dari peringatan tahun sebelumnya, prosesi ziarah biasanya mencakup banyak pemakaman, termasuk Makam Adipati Onje dan Adipati Wirasaba.

Selain ziarah, mestinya juga diselenggarakan Pahargyaan Agung yang saat ini terpaksa ditiadakan.

"Di samping itu, bencana juga banyak. Oleh karenannya, kami bersama Bapak Sekda bersepakat, hanya akan menyelenggarakan doa bersama," katanya.

Ketua Yayasan Arsakusuma Budi Setiawan selaku trah Arsantaka menyampaikan terima kasih atas doa tulus yang diberikan pada kegiatan ziarah kali ini.

Baca juga: Makin Cantik, Jembatan Lengkung di Jalan Bung Karno Purwokerto Dilengkapi Lampu Bergradasi Warna

Baca juga: DKK Karanganyar Temukan Obat Keras di Jual di Pasar Tradisional, Ini Ciri Obat Boleh Dijual Bebas

Baca juga: Emosi Saudara Kembar Dihina, Pemuda 21 Tahun Asal Kemangkon Tusuk Punggung Buruh di Purbalingga

Baca juga: Siapkan Rp 5 Miliar untuk Perbaiki dan Bangun Venue Baru, Blora Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2022

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Purbalingga untuk "gumregah sesarengan mbangun" (bangkit bersama-sama membangun) Purbalingga sebagaimana tagline HUT Ke-190 ini.

"Semoga, masyarakat Purbalingga bisa melewati Pandemi Covid-19 ini dengan selamat," ujarnya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved