Breaking News:

Berita Tegal

Sambut Libur Natal dan Tahun Baru di Tengah Pandemi, Pengelola Air Panas Guci Hadirkan Wisata Fauna

Pengelola objek wisata pemandian air panas Guci di Bumijawa, Kabupaten Tegal, menghadirkan kebun binatang mini.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Suasana kawasan objek wisata pemandian air panas Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Minggu (6/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Pengelola objek wisata pemandian air panas Guci di Bumijawa, Kabupaten Tegal, menghadirkan kebun binatang mini.

Objek wisata fauna ini sengaja disiapkan untuk menyambut wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.

Wahana ini dihadirkan sebagai alternatif bagi pengunjung yang mungkin kecewa lantaran masih ditutupnya pemandian umum Pancuran 5 dan 13.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Objek Wisata Guci Ahmad Hasib mengatakan, masih ditutupnya Pancuran 5 dan 13 merupakan strategi menghindari terjadinya kerumunan di tengah pandemi Covid-19 yang belum rampung.

Saat ini, pihaknya hanya menyediakan pemandian air panas privat perorangan, tertutup, dan per kamar.

"Kami menghadirkan pilihan wisata fauna atau bisa dikatakan kebun binatang mini. Jadi, pengunjung yang datang ke Guci tidak hanya mandi air panas tapi juga bisa melihat hewan-hewan, semisal rusa, ayam kalkun, dan lain-lain. Tidak hanya melihat, pengunjung juga bisa berfoto selfie dengan hewan ini," ujar Hasib, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Dua Bocah Asal Tegal Ini Ditemukan Tewas, Sudah Dicari Seharian Tidak Ditemukan Warga

Baca juga: Empat Perampok Akhirnya Tertangkap Polisi, Gasak Perhiasan Emas dan Uang Warga Kabupaten Tegal

Baca juga: Ingin Nikmati Pemandian Air Hangat Privat? Coba Pemandian Tertutup di Guci Tegal Ini

Baca juga: Pengelola Objek Wisata Guci Tegal Tolak Pengunjung Tak Bermasker Guna Cegah Penyebaran Covid-19

Menurut Hasib, persiapan menyambut wisatawan di masa pandemi Covid-19 sudah dilakukan.

Di antaranya, menerapkan e-ticketing di pos utama objek wisata Guci sehingga tak ada antrean pembelian tiket di loket.

Akses dan penerangan jalan menuju objek wisata Guci juga sudah diperbaiki.

Termasuk, mengumpulkan dan memberi arahan kepada para pedagang di kawasan tersebut agar nantinya bisa melayani pengunjung secara baik.

"Kami sudah menyiapkan beberapa strategi, mulai di bagian ticketing dan pengaturan parkir kendaraan. Intinya, kami sudah siapkan semua," ujarnya.

"Terkait jumlah pengunjung, masih sama seperti aturan pada libur-libur sebelumnya, yaitu dibatasi 3 ribu pengunjung. Semisal sudah ada 3 ribu pengunjung masuk area Guci maka pengunjung selanjutnya distop, menunggu giliran masuk setelah ada pengunjung yang keluar," jelasnya.

Hasib memprediksi puncak pengunjung terjadi pada malam Natal dan malam Tahun Baru. (*)

Baca juga: Disambati Suami Bayar Cicilan Truk, Pengasuh Anak di Temanggung Nekat Curi Gelang Majikan

Baca juga: Gelombang Tinggi Hantam Tanggul Pantai Sari Pekalongan Hingga Jebol, Air Laut Masuk Permukiman

Baca juga: Dinding Mulai Retak, 12 Rumah di Pinggir Sungai Logawa Semaya Banyumas Terancam Longsor

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Pabrik Pengolahan Kayu di Banyumas, Api Bersumber dari Ruang Oven

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved