Breaking News:

Jateng Travel Guide

Ingin Nikmati Pemandian Air Hangat Privat? Coba Pemandian Tertutup di Guci Tegal Ini

Biaya untuk menikmati pemandian air panas tertutup ini sangat terjangkau. Yaitu, hari biasa Senin-Jumat, dewasa Rp 3.500 dan anak-anak Rp 3.000.

TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Sejumlah pengunjung memanfaatkan kolam mini pemandian air panas tertutup di objek wisata Guci, Kamis (29/10/2020). Pemandian air panas tertutup menyediakan kolam mini bagi anak-anak dan kamar mandi personal bagi pengunjung yang ingin menikmati air panas secara privat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Objek wisata Guci di Kabupaten Tegal, terkenal dengan pemandian air panasnya. Namun, selama pandemi Covid-19, pemandian umum ditutup sementara waktu lantaran dikhawatirkan menjadi tempat penularan virus.

Tapi, jangan khawatir. Anda tetap bisa menikmati pemandian air panas lewat pilihan pemandian tertutup.

Meski pemandian air panas ini tidak seperti di Pancuran 13 ataupun Pancuran 5 tapi berendam di air panas masih bisa dinikmati secara personal.

Sesuai namanya, pemandian kamar tertutup ini terdiri dari kamar-kamar berisi bathtub (bak mandi) untuk personal.

Koordinator Pemandian Tertutup Objek Wisata Guci Basuki menjelaskan, dalam satu kamar, pemandian tertutup hanya boleh diisi satu orang.

Baca juga: Pengelola Objek Wisata Guci Tegal Tolak Pengunjung Tak Bermasker Guna Cegah Penyebaran Covid-19

Baca juga: Candi Cetho Karanganyar Makin Dipadati Wisatawan, Kamis Siang Ada 375 Pengunjung

Baca juga: Reaktif Corona, Satu Pengunjung Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang, Tes Acak Dinkes Jateng

Baca juga: Tempat Wisata Air di Klaten Mulai Buka, Setiap Pengunjung Hanya Boleh Berenang 1 Jam

Bahkan, sekalipun pengunjung adalah suami isteri tetap tidak diperbolehkan berada di satu kamar pemandian.

Mengingat, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga kepatuhan protokol kesehatan sangat diperhatikan.

"Di pemandian air panas tertutup ini ada 16 kamar. Dan setiap kamar mandi hanya boleh diisi satu orang. Mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19, jadi jumlah pengunjung pun kami batasi," tutur Basuki kepada Tribunjateng.com, Kamis (29/10/2020).

Tidak hanya menyediakan pemandian air panas dalam sistem kamar tertutup. Bagi pengunjung yang membawa anak-anak, tersedia kolam renang mini dengan air panas alami.

Namun, tetap harus menerapkan protokol kesehatan, terutama menjaga jarak satu sama lain dan tidak berkerumun.

"Selama masa pandemi ini, jumlah pengunjung turun drastis, bahkan penurunan mencapai 70 persen. Sebelum pandemi, saat hari libur, ada 200 pengunjung dewasa per hari. Sedangkan saat ini, paling 70-100 pengunjung per harinya," ungkap Basuki.

Basuki mengatakan, tempat pemandian tertutup ini beroperasi pukul 07.00-15.00 WIB, dan bisa dilanjut lagi sampai tidak ada pengunjung.

Baca juga: Pengemudi Taksi Online Ditusuk Penumpang di Cilacap, Pelaku Seorang Perempuan Berumur 18 Tahun

Baca juga: Banjir Rendam Rumah Warga di Desa Sirau dan Grujugan Banyumas, Ketinggian Air Mencapai 1,5 Meter

Baca juga: Banjir di Cilacap Terus Meluas, Seribuan Warga Masih Bertahan di Tempat Pengungsian

Baca juga: Ditilang Gara-gara Kaca Spion? Berikut Standar Ukuran dan Penempatan Kaca Spion Kendaraan yang Tepat

Biaya untuk menikmati pemandian air panas tertutup ini sangat terjangkau. Yaitu, harga tiket hari biasa Senin-Jumat, dewasa Rp 3.500 dan anak-anak Rp 3.000.

Sedangkan harga tiket hari libur biasa (Sabtu dan Minggu) dan hari libur nasional, dewasa Rp 5.000 dan anak-anak Rp 4.500.

"Terkait protokol kesehatan, kami cukup ketat. Jadi, sebelum masuk, pengunjung harus cuci tangan dulu dan wajib memakai masker. Air di bathup pun setelah dipakai langsung kami ganti dan dibersihkan," ujarnya. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved