Berita Nasional

Hati-hati, Akun Palsu Bank Berusaha Curi Data Penerima Bantuan Subsidi Gaji. Begini Modusnya

Tak lama, akun mengatasnamakan BRI mulai memanfaatkan momen itu dengan menggunakan akun @BANKBRI75227454.

Editor: rika irawati
Istimewa
Ilustrasi Rupiah 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Calon penerima subsidi gaji yang belum menerima dana, diminta berhati-hati saat akan melaporkan masalah tersebut ke pihak terkait yang menangani. Pasalnya, diduga ada pihak tak bertanggung jawab yang berusaha mencuri data pengadu untuk dimanfaatkan.

Contohnya saja, saat akun Twitter @PutraKatu menanyakan kepada BPJS Ketenagakerjaan terkait BLT subsidi gaji.

Cuitan ini pun mengundang akun yang diduga penipu, mengomentari dan meminta penanya menghubungi nomor Whatsapp yang dicantumkan.

"@BPJSTKinfo #bankbri Beberapa rekan saya, dana BLT pemerintah sebesar Rp 2,4 juta yang sudah diberikan ditarik lagi oleh Bank BRI. Mohon bantuannya. Terima kasih," tanya Putra lewat cuitannya, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Belum Terima Bantuan Subsidi Gaji Termin Dua? Menaker: Bertahap Karena Disesuaikan Data Wajib Pajak

Baca juga: Ini Syarat Guru Honorer dan Dosen Non-PNS yang Dapat BLT Subsidi Gaji Rp 1,8 Juta dari Kemendikbud

Baca juga: Hore, 745.415 Guru dan Dosen Non-PNS di Bawah Kemenag Juga Dapat Subsidi Gaji

BPJS Ketenagakerjaan pun menanggapi keluhan Putra dan menginformasikan terkait keluhannya itu.

"Malam, Sahabat. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Perihal BLT akan dicairkan secara bertahap. BPJS Ketenagakerjaan bertugas mengumpulkan dan validasi data calon penerima BSU," timpal admin BPJS Ketenagakerjaan.

Tak lama, akun mengatasnamakan BRI mulai memanfaatkan momen itu dengan menggunakan akun @BANKBRI75227454.

Ketika ditelusuri kembali, akun BRI palsu tersebut telah diblokir dan tidak dapat diakses.

Namun, akun itu sempat meminta kepada Putra agar menghubungi BRI melalui pesan Whatsapp yang dicantumkan.

"Halo kak, mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Untuk informasi lebih lanjut silakan kakak hubungi BRI Livechat WhatsApp klik di bawah ini: WA me/6285964149279," tulis akun palsu BRI tersebut.

Penjelasan BRI

Sekretaris Perusahaan (Corsec) BRI Aestika Oryza Gunarto ketika dikonfirmasi mengatakan, penarikan kembali dana BLT tersebut merupakan perintah dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

"Sebagai bank penyalur bantuan, tindakan blokir dan pendebetan yang dilakukan oleh BRI berdasarkan atas surat perintah secara tertulis dari Kementerian Ketenagakerjaan RI," kata Aestika kepada Kompas.com.

Baca juga: Pamit Pergi Mencari Rumput, Pemuda di Karanggayam Kebumen Ditemukan Tewas di Hutan

Baca juga: Khawatir Longsor Susulan, Pemkab Ungsikan Semua Warga Sekitar Rumah Basuki di Banjarpanepen Banyumas

Baca juga: Jelang Libur Panjang Akhir Tahun, Gubernur Ganjar Minta Pemda Mulai Perketat Tempat Wisata

Adanya akun-akun bank palsu yang mengatasnamakan BRI, pihaknya akan terus melakukan monitoring.

Kemudian, BRI akan bertindak melaporkan akun-akun tersebut kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti.

"Selain itu kami juga senantiasa melakukan edukasi kepada masyarakat terkait akun-akun resmi Bank BRI. Sebagai informasi account resmi Bank BRI diantaranya twitter @bankbri_id, @promo_bri, @kontakbri, IG @bankbri_id, @duniabrilian, FB: Bank BRI, dan Youtube: Bank BRI," ujarnya.

Sementara, pihak Kemenaker ketika dikonfirmasi mengenai adanya penarikan dana BLT subsidi gaji oleh para penerima, belum memberikan jawaban. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspadai Akun Palsu Bank yang Curi Data Penerima BLT Subsidi Gaji".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved