Breaking News:

Berita Nasional

Mahasiswa Laporkan Rektor Unnes ke KPK, Ali Fikri: Dugaan Ada Kejanggalan Anggaran di Kampus

Apabila ada dua bukti permulaan yang cukup terkait dugaan korupsi Rektor Unnes, KPK akan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN
ILUSTRASI Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - KPK akan menindaklanjuti laporan seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui cara verifikasi dan penelaahan laporan dugaan korupsi Rektor Unnes, Fathur Rokhman.

Sebelumnya pula KPK membenarkan telah menerima laporan dugaan korupsi Rektor Unnes tersebut oleh seorang mahasiswanya.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Baca juga: Satu Kali Dapat Rp 250 Ribu di Karanganyar, Insentif Petugas Pemulasaran Jenazah Sedang Diproses

Baca juga: Warga Usir Kera Liar Gunakan Petasan Bola Api, Serang Areal Pertanian di Desa Duren Bandungan

Baca juga: Cerita Pedagang Pasar Weleri Kendal, Mustaghfirin: Tidak Ada Satupun yang Bisa Diselamatkan

Baca juga: Dua Truk Pertamina Bertabrakan di Patikraja Banyumas, Sopir: Kondisi Jalan Licin di Turunan

"KPK memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaah terhadap laporan tersebut."

"Apakah itu masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK atau tidak," kata Ali seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (14/8/2020).

Ali menuturkan, apabila ada dua bukti permulaan yang cukup terkait dugaan korupsi tersebut, KPK akan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Disamping itu, Ali juga mengimbau publik untuk melaporkan dugaan korupsi yang mereka ketahui ke KPK.

"KPK menyadari peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi sangat penting."

"Untuk itu masyarakat yang mengetahui adanya dugaan tipikor dapat melaporkan kepada KPK melalui Pengaduan Masyarakat atau Call Center KPK di nomor 198," ujar Ali.

Diberitakan, Rektor Unnes Fathur Rokhman dilaporkan ke KPK oleh mahasiswanya atas kasus dugaan korupsi.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved