Penanganan Corona
Ajudan dan Sopir Bupati Banyumas Positif Covid-19, Achmad Husein: Alhamdulillah Saya Negatif
Ajudan dan sopir Bupati Banyumas, Achmad Husein, terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ajudan dan sopir Bupati Banyumas, Achmad Husein, terkonfirmasi positif Covid-19.
Hal itu dinyatakan langsung oleh bupati, Selasa (10/11/2020). "Ajudan dan sopir saya positif. Saya dua hari lalu sempat bepergian bersama mereka. Kemudian saya swab dan alhamdulillah negatif," kata Husein saat ditemui Tribunbanyumas.com di Komplek rumah bupati, Selasa.
Menurut Husein, ajudan dan sopirnya diketahui terpapar virus corona jenis baru tersebut setelah dilakukan swab rutin di lingkungan Pemkab Banyumas.
Meskipun dinyatakan positif, menurut bupati, keduanya dalam kondisi baik dan tak bergejala.
"Sudah dilakukan karantina di rumah sakit," tambahnya.
Baca juga: Pemkab Banyumas Perketat Lagi Kegiatan Masyarakat: Kasus Covid-19 Naik, Didominasi Klaster Keluarga
Baca juga: Pemkab Banyumas Batal Izinkan Bioskop Buka Lagi Mulai Pekan Ini, Berikut Alasannya
Baca juga: Sehari 5 Pasien Positif Covid-19, Tingkat Kesembuhan Capai 77 Persen di Kabupaten Banyumas
Baca juga: Alhamdulillah, 668 Pasien Covid-19 di Banyumas Sembuh
Disinggung terkait adanya kasus positif Covid-19 di SMP 6 Purwokerto, Husein mengatakan, sudah melakukan evaluasi.
Menurutnya, protokol kesehatan yang diterapkan di SMP 6 Purwokerto sudah baik, yaitu para siswa mengenakan face shiled.
"Jadi, dulu, sebelum masuk itu kami swab lalu setelah empat belas hari, kami swab lagi, dan ternyata ada satu guru yang positif. Sudah kami tracing apakah dia tertular dari siswa atau dari luar karena istrinya, juga guru," kata bupati.
Bupati menyampaikan, sesuai SK 3 menteri, jika ditemukan ada kasus positif di lingkungan sekolah, meskipun hanya satu, maka PTM harus dihentikan.
Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil tes swab dari seluruh guru di sekolah tersebut.
Jika hasil swab ini ternyata semuanya negatif maka PTM dapat kembali dilaksanakan dan dipastikan guru tersebut tertular dari luar sekolah.
Bupati menyampaikan, guru sekolah yang akan menyelenggaran PTM harus tes swab terlebih dahulu.
Jika semuanya negatif, baru sekolah boleh menyelenggarakan PTM.
Baca juga: Dodo Lapor Polisi Ada Sedan Merah Tak Bertuan Terparkir 10 Jam di Pinggir Jalan Bakulan Purbalingga
Baca juga: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Dinyatakan Negatif Covid-19, Masih Pemulihan di RSUP Dr Kariadi
Baca juga: Dipanggil Tak Menjawab, Warga Sidoluhur Kebumen Ternyata Meninggal di Atap saat Perbaiki Listrik
Baca juga: Warga Kesesi Kabupaten Pekalongan Pelihara 2 Buaya Muara, BKSDA Jateng dan Polisi Turun Tangan
Diberitakan sebelumnya, angka positif Covid-19 di Banyumas meningkat. Bahkan, hingga 10 November, sudah ada 90 kasus baru.
"Kebanyakan adalah klaster keluarga, ada 7 klaster keluarga," ujar Husein.
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (*)