Berita Banyumas
Alhamdulillah, 668 Pasien Covid-19 di Banyumas Sembuh
Sampai Senin (9/11/2020) sekira pukul 11.00 WIB, sudah ada 668 pasien Covid-19 di Banyumas yang dinyatakan sembuh.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sampai Senin (9/11/2020) sekira pukul 11.00 WIB, sudah ada 668 pasien Covid-19 di Banyumas yang dinyatakan sembuh.
Hal itu sesuai data pantauan di laman situs covid19.banyumaskab.go.id.
Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 Banyumas ini dilaporkan mencapai 78 persen.
Sementara, total pasien Covid-19 di Banyumas tercatat 863 orang.
Sementara, yang meninggal ada 26 orang, 99 dirawat di rumah sakit, dan 70 orang masih menjalani isolasi.
Baca juga: Sehari 5 Pasien Positif Covid-19, Tingkat Kesembuhan Capai 77 Persen di Kabupaten Banyumas
Baca juga: Pemilik Ponpes di Lumbir Banyumas Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Bocah 11 Tahun
Baca juga: Kerja Sama dengan PT Linggarjati Berakhir, Pasar dan Terminal Ajibarang Resmi Milik Pemkab Banyumas
Baca juga: Rumahnya Nyaris Roboh, Kasem Perempuan Tuna Netra Asal Banyumas Ini Akhirnya Dapat Bantuan
Bupati Banyumas Achmad Husein menjelaskan, sejak Juli, penambahan kasus Covid-19 masih terus terjadi dan sempat mengalami kenaikan signifikan.
Data pada Juli, jumlah kasus corina jenis baru ini tercatat 117 kasus, Agustus 116 kasus, September 253 kasus, dan Oktober 235 kasus.
"Untuk bulan November, paling tidak, sehari lima orang positif, jadi ada terus. Itu rata-rata dari mereka yang mandiri memeriksakan diri jika ada gejala," ujarnya saat ditemui Tribunbanyumas.com di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Senin.
Husein mengungkapkan, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selalu diperbaiki.
Jika masih ada yang kurang maka di giatkan lagi. Bila perlu, maksimalkan cek acak untuk mengetahui lebih banyak orang tanpa gejala.
Bupati mengatakan, tes PCR di Banyumas telah mencapai angka 15 ribu. Ini menjadi tes swab terbanyak kedua setelah Provinsi Jawa Tengah.
"Kita harus waspada. Perlindungan terhadap lansia harus kami maksimalkan dan lindungi betul," ujarnya.
Baca juga: Truk Bermuatan Minuman Kaleng Terguling di Wonosobo, Saksi: Terdengar Suara Srek Hingga Gubrak Keras
Baca juga: Banjir di Kemranjen Banyumas Surut, Tiga Dapur Umum Resmi Ditutup
Baca juga: Menangis dan Peluk Teman setelah Terpental Disambar Petir, Remaja di Purbalingga Ini Akhirnya Tewas
Baca juga: Lewat Aplikasi Mutan, Pembeli Bisa Nilai Protokol kesehatan PKL Alun-alun Hanggawana Slawi Tegal
Bupati meminta agar pemantauan terhadap komorbid terus dilakukan dan benar-benar menyentuh masyarakat.
Menurutnya, komorbid ini harus didatangi dan diedukasi satu per satu agar mengetahui ilmu guna terhindar dari Covid-19 ini. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-banyumas-achmad-husein-saat-ditemui-di-pendopo-si-panji-purwokerto-kamis-5112020.jpg)