Berita Banyumas

Pemilik Ponpes di Lumbir Banyumas Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Bocah 11 Tahun

Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari orangtua korban, AH (11), anak perempuan warga Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyidik Satreskrim Polresta Banyumas memeriksa tersangka MS (kemeja hitam) alias Abah (44), seorang pemilik pondok pesantren di Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Rabu (4/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - MS alias Abah (44), pemilik sebuah pondok pesantren di Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, diamankan Unit PPA Satreskrim Polresta Banyumas, lantaran mencabuli santrinya.

MS ditangkap polisi pada Rabu (4/11/2020). Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari orangtua korban, AH (11), anak perempuan warga Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas.

MS diduga telah mencabuli AH yang masih berstatus sebagai pelajar sekolah dasar itu.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengatakan, pencabulan tersebut terjadi pada September 2020.

Menurut pengakuan AH kepada orangtua, MS sering mencabulinya.

Baca juga: Kumpulkan Keterangan Kasus Pencabulan Siswi SLB Blora, Polisi: Pelaku Berkumis dan Agak Gemuk

Baca juga: Pria Ini Bakal Dihukum Cambuk Ratusan Kali, Terbukti Cabuli Anak Kandungnya

Baca juga: Siswi Kelas 12 Dicabuli Pemilik Bengkel di Baturraden Banyumas, Terbongkar setelah Orangtua Cek HP

Baca juga: Fakta Baru, Pelajar SMA Tersangka Percabulan Bocah SD di Banyumas Sodomi Korban Sejak SMP

Saat ditanya kemungkinan adanya korban lain, Whisnu mengatakan tak ada.

"Sudah dicek, tidak ada (korban lain). Pelaku seneangnya sama korban," ungkap Berry, Jumat (6/11/2020).

MS diduga telah melakukan aksi bejatnya sebanyak 12 kali.

"Sekitar 12 kali. Dulu, sebelum Covid-19 sudah sering, semenjak masuk (pesantren) kembali, mulai Agustus tiga kali," jelasnya.

Saat ini, MS beserta barang bukti berupa satu stel piyama panjang warna pink motif kuda poni, satu potong kaus dalam warna putih, satu potong celana dalam warna biru, diamankan di Mapolresta Banyumas.

Atas kejadian tersebut, MS dijerat Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

MS diancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Zaki Rizal Juarai Festival Dalang Cilik Banyumas 2020

Baca juga: Kerja Sama dengan PT Linggarjati Berakhir, Pasar dan Terminal Ajibarang Resmi Milik Pemkab Banyumas

Baca juga: Polres Banjarnegara Siapkan Anjing Pelacak dan Alat SAR untuk Menghadapi Terjadinya Bencana Alam

Baca juga: Pakai Permainan Ular Tangga untuk Edukasi Remaja, PIK Puspa Ceria Banjarnegara Juara 1 Jawa Tengah

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved