Berita Pendidikan

Disdikbud Karanganyar Belum Berani Gelar Simulasi KBM Tatap Muka, Ini Alasannya

Pemkab Karanganyar mengoptimalkan kembali pembelajaran melalui radio Swiba 96.3 FM sebagai alternatif pembelajaran jarak jauh.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Tarsa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar masing mengurungkan niatnya untuk mengadakan simulasi pembelajaran secara tatap muka.

Hal itu lantaran masih tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar.

Seperti yang diketahui bersama, semula Pemkab Karanganyar berencana menggelar KBM tatap muka pada September 2020.

Namun rencana itu ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan karena meningkatkannya kasus Covid-19.

Baca juga: Main Bola Bareng Ayah, Aktivitas Rutin Bek Sayap Muda PSIS Semarang Mengisi Libur Latihan

Baca juga: Pilwakot Semarang, Keluarga Bisa Dampingi Pemilih Berkebutuhan Khusus dan Lansia Saat Mencoblos

Baca juga: BMKG: Dampak Tertinggi Akibat La Nina di Jateng Bagian Selatan, Seperti Cilacap dan Banyumas

Baca juga: Lima Kader PDIP di Jateng Dipecat, Termasuk Bapak dan Anak di Kabupaten Semarang

Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Tarsa menyampaikan, belum ada rencana menggelar simulasi atau KBM tatap muka.

Baik itu bagi para peserta didik PAUD, TK, SD, dan SMP dalam waktu dekat.

"Kami tetap belum berani, simulasi pun belum."

"Kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut."

"Kami akan selalu taat dengan SKB 4 Menteri," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (26/10/2020).

Dia menjelaskan, ada beberapa pertimbangan kenapa simulasi belum dilakukan.

Seperti karena lebih mengutamakan aspek kesehatan, dan rantai penyebaran Covid-19 supaya segera berakhir.

Sementara itu untuk memberikan alternatif pembelajaran jarak jauh (PJJ), Pemkab Karanganyar mengoptimalkan kembali pembelajaran melalui Radio Swiba 96.3 FM.

Selain menyarankan menggunakan televisi dan home visit.

Tarsa meminta kepada guru bekerja sama dengan orangtua supaya tetap memantau anak-anak selama libur panjang akhir Oktober 2020.

Sebelumnya, Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, sejak akhir September hingga Oktober 2020 ada peningkatan kasus virus Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved