Breaking News:

Penanganan Corona

Kasus dari Klaster Ponpes Bertambah, Ada 76 Santri di Watumas Banyumas Positif Covid-19

Sebanyak 76 santri di sebuah ponpes di Watumas, Kecamatan Purwokerto Utara, dinyatakan positif terpapar virus corona jenis baru itu.

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto saat ditemui di Pendopo Sipanji, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penambahan kasus positif Covid-19 dari klaster pondok pesantren (ponpes) bertambah. Sebanyak 76 santri di sebuah ponpes di Watumas, Kecamatan Purwokerto Utara, dinyatakan positif terpapar virus corona jenis baru itu.

"Laporan awal dari Dinkes Banyumas, ada 10 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari data tersebut, Dinkes melakukan screening dan swab di ponpes tersebut. Dari sekitar 100 orang yang menjalani swab, hasilnya, 66 orang dinyatakan positif Covid-19," kata Juru Bicara Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Banyumas, Enjang Burhanudin Yusuf, Jumat (16/10/2020).

Pihaknya berkomitmen tinggi menjaga setiap ponpes agar menerapkan protokol kesehatan.

"Kami melakukan usaha dhohir dan batin dengan mujahadah dan doa bersama, demi keselamatan ponpes," jelasnya.

Baca juga: Santri Sembuh Covid-19 Terus Bertambah di Banyumas, 159 Orang Sudah Kembali ke Ponpes

Baca juga: 26 Santri Ketahuan Positif Covid-19 setelah Seorang Santri Mengeluh Hilang Kemampuan Membau

Baca juga: Klaster Ponpes di Karangsuci Banyumas Berawal dari 3 Santri Bergejala dan Positif Covid-19

Enjang menegaskan, ketika ada santri bergejala ke arah Covid-19, misalnya kehilangan indra penciuman, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Dinkes Banyumas agar bisa segera diperiksa.

Penambahan santri positif Covid-19 ini membuat jumlah santri yang dirawat di rumah sakit bertambah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto mengatakan, saat ini, ada 100 santri yang dirawat di rumah sakit.

"Ada 100 yang dirawat dan itu adalah gabungan dari santri di Karangsuci dan Watumas," ujarnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Jumat.

Pihaknya menambahkan, saat ini, santri yang merupakan orang tanpa gejala (OTG) masih dikarantina di tiga lokasi, yaitu Balai Diklat Baturraden, Wisma Wijayakusuma, dan Wisma Pondok Slamet, Baturraden.

"Santri dalam keadaan sehat. Tingkat kesembuhannya juga tinggi. Sampai hari ini, sudah 186 orang santri yang dinyatakan sembuh," ujarnya.

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (*)

Baca juga: KPU Purbalingga Menduga, Batasan Maksimal Umur 50 Tahun Jadi Penyebab Sedikitnya Pelamar KPPS

Baca juga: Lupa Lirik Hanya Ingat Nada? Cari Lagu Na Na Na Lebih Mudah Lewat Fitur Hum To Search Milik Google

Baca juga: Didukung Pengusaha Angkutan Kota, Trans Banyumas Raya Ditarget Beroperasi Februari 2021

Baca juga: 1.510 Warga Pesantren Terpapar Covid-19, Kemenag Mulai Kirim Bantuan

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved