Berita Cilacap
26 Santri Ketahuan Positif Covid-19 setelah Seorang Santri Mengeluh Hilang Kemampuan Membau
Kepala Dinkes Cilacap dr Pramesti Griana Dewi mengatakan, ada 26 orang santri salah satu ponpes di Kecamatan Majenang positif Covid-19.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Setelah Kabupaten Banyumas dan Kebumen, klaster penyebaran virus corona (Covid-19) juga muncul di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Cilacap, Jawa Tengah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap dr Pramesti Griana Dewi mengatakan, hingga saat ini, terdapat 26 orang santri salah satu ponpes di Kecamatan Majenang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"26 (yang terkonfirmasi posotif Covid-19). 16 orang dirawat di rumah sakit, yang 10 diisolasi di tempat khusus karena orang tanpa gejala (OTG)," kata Pramesti melalui pesan singkat, Selasa (6/10/2020).
• Hingga 4 Oktober 2020, Ada 73 Santri di Banyumas Dinyatakan Sembuh Covid-19
• 92 Santri Tercatat Sudah Terpapar Virus Corona di Kendal, Dinkes: Mereka Tersebar di Tiga Ponpes
• Data Kemenag, 1.400 Santri dari 27 Ponpes di 10 Provinsi di Indonesia Positif Covid-19
Menurut Pramesti, temuan tersebut bermula dari adanya salah seorang santri yang berobat ke puskesmas.
Santri tersebut mengeluh demam, batuk, dan kehilangan indera penciuman.
"Kemudian, kami tindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi di ponpes dan tes swab," jelas Pramesti.
Lebih lanjut, Pramesti mengatakan, telah melakukan tes swab terhadap 239 santri yang dilakukan dalam tiga gelombang.
Gelombang pertama sebanyak 60 santri, gelombang kedua 35 santri dan gelombang ketiga 144 santri.
"Yang sudah keluar hasilnya, tes swab 60 santri, di mana 26 di antaranya positif. Untuk hasil swab lainnya masih menunggu," ujar Pramesti.
• Dipanggil Jokowi Jelang Pengesahan UU Cipta Kerja, Presiden KSPI Bantah Ditawari Posisi Wamen
• Dugaan Pengeboran Ilegal di Dekat Api Abadi Mrapen, Ganjar: Pasti Ditindak
• Viral Video Emak-emak Ngomel dengan Bahasa Ngapak ke Petugas, Ini Penjelasan Satpol Kota Tegal
• Bursa Transfer Ditutup, AC Milan Gagal Datangkan Pemain Bek Tengah
Atas temuan tersebut, kata Pramesti, seluruh aktivitas di dalam ponpes untuk sementara waktu dihentikan. Ponpes juga untuk sementara tidak menerima tamu atau kunjungan dari luar.
"Tanggal 30 September, satgas telah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan ponpes dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh santri," kata Pramesti. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "26 Santri di Cilacap Positif Covid-19, Salah Satu Ponpes "Lockdown"".