Teror Virus Corona

92 Santri Tercatat Sudah Terpapar Virus Corona di Kendal, Dinkes: Mereka Tersebar di Tiga Ponpes

Pada Kamis (1/10/2020), Satgas Covid-19 Kabupaten Kendal mencatat ada 92 santri dari 3 pondok pesantren terkonfirmasi positif corona.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Penyebaran Covid-19 klaster pondok pesantren di Kabupaten Kendal tak terbendung lagi.

Pada Kamis (1/10/2020), Satgas Covid-19 Kabupaten Kendal mencatat ada 92 santri dari 3 pondok pesantren terkonfirmasi positif corona.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (1/10/2020).

Bawaslu Kendal Butuh 2.242 Pengawas TPS, Batasan Usia Minimal 25 Tahun dan Netral

Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah, Ketersediaan Ruang Isolasi RSDC Kendal Makin Menipis

Kisah Pelajar Berjuang Lawan Anemia Akut, Warga Singorojo Kendal Ini Bolak-Balik ke Rumah Sakit

Pilkada Kabupaten Kendal, Kapolres: Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Bisa Dipidanakan

Menurut Ferinando, penyebaran virus corona di Kabupaten Kendal kini tak hanya terjadi di lingkungan keluarga maupun perkantoran.

Covid-19 justru merambah di lingkungan pondok pesantren (ponpes).

Pihaknya mencatat 3 pondok pesantren yang sudah terjadi kasus Covid-19 dengan total kasus 92 orang.

Ketiga ponpes tersebut meliputi Ponpes Darul Arqom Patean, Pondok Modern Selamat (PMS) Kendal, dan Ponpes Roudlotul Ursyl Quran di Kertosari Singorojo.

Dia merinci, kasus terbaru di Ponpes Roudlotul Ursyl Quran sebanyak 34 orang.

Lalu 44 kasus di Ponpes Darul Arqom dan 14 kasus di PMS Kendal.

"Kasus di dua pesantren di wilayah atas melakukan isolasi mandiri santri-santrinya yang positif."

"Sedangkan 14 santri positif corona di Pondok Modern Selamat diisolasi di RSDC Kendal."

"Tiga di antaranya sudah sembuh," terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau agar pengasuh pompes untuk tidak memulangkan santri yang terpapar Covid-19 hingga dinyatakan sembuh.

Ferinando juga berharap agar pengelola ponpes lebih mengetatkan protokol kesehatan meski kegiatan belajar mengajar agama tidak diberhentikan.

"Santri-santri yang positif Covid-19 kami minta jangan dipulangkan."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved