Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Pilkada Kabupaten Kendal, Kapolres: Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Bisa Dipidanakan

Apabila ditemukan paslon yang melanggar, tidak akan segan-segan membubarkan kegiatan yang berlangsung secara paksa oleh pihak kepolisian.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Pengundian nomor urut paslon sebagai peserta Pilkada Kabupaten Kendal 2020 disaksikan melalui streaming, Kamis (24/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Tak tanggung-tanggung, sanksi tegas akan diberikan kepada pasangan calon (paslon) beserta tim kampanye maupun kemenangan yang melanggar aturan protokol kesehatan pada Pilkada Kabupaten Kendal 2020.

Kapolres Kendal, AKBP Ali Wardana menyampaikan, apabila ditemukan paslon yang melanggar, tidak akan segan-segan membubarkan kegiatan yang berlangsung secara paksa.

AKBP Ali bahkan menegaskan, termasuk juga paslon bisa saja terancam pidana sebagaimana aturan yang ada.

Denda Minimal Kini Rp 50 Ribu, Satgas Covid-19 Kendal Mulai Menyasar Pasar dan Acara Hajatan

Tambah Sembilan Orang, Klaster Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kaliwungu Kendal

Klaster Baru di Kendal, Belasan Santri di Dua Ponpes Terpapar Covid-19, Ini Uraian Lengkap Dinkes

Petugas Lapas Kendal Temukan Botol Sampo Berisi Enam Pil Excimer, Wanita Ini Mengaku Cuma Dititipi

Seperti yang tertuang pada Pasal 14 Ayat 1 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Apabila menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah diancam pidana penjara 1 tahun.

Juga diatur dalam Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Apabila seseorang tidak mematuhi penyelenggaraan karantina kesehatan dan atau menghalangi penyelenggaraan karantina kesehatan.

Hingga menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat bakal dipidana 1 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 100 juta.

"Pasal lain yaitu Pasal 218 KUHP barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja atau tidak sengaja."

"Tidak segera pergi setelah diperintah 3 kali oleh pihak yang berwenang diancam pidana penjara 4 bulan 2 minggu," terang Kapolres kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (24/9/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved