Breaking News:

Polemik UU Cipta Kerja

Dipanggil Jokowi Jelang Pengesahan UU Cipta Kerja, Presiden KSPI Bantah Ditawari Posisi Wamen

Namun, kabar ini dibantah. "Tidak ada apapun, tidak pernah ada pembicaraan tentang wamen," ujar Iqbal saat dihubungi Tribun, Selasa (6/10/2020).

Editor: rika irawati
Tribunnews
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, ditemui usai berorasi di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Di tengah polemik pengesahan Undang-undang Cipta Kerja, Presiden Joko Widodo mengundang Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal ke istana negara, Senin (5/10/2020).

Kabarnya, Jokowi menawari posisi wakil menteri Tenaga Kerja kepada Iqbal.

Namun, kabar ini dibantah. "Tidak ada apapun, tidak pernah ada pembicaraan tentang wamen," ujar Iqbal saat dihubungi Tribun, Selasa (6/10/2020).

Iqbal pun menyebut, jika ada pemberitaan dirinya ditawari wakil menteri oleh Presiden Jokowi, itu merupakan berita bohong.

"Hoaks tentang berita penawaran wamen," ucap Iqbal.

Ribuan Buruh Jawa Tengah Siap Ikut Aksi Mogok Nasional Tolak UU Cipta Kerja

Gerakan Buruh Serukan Mogok Nasional dan Gelar Demo Tolak RUU Cipta Kerja 6-8 Oktober

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Sah Menjadi Undang-undang, Airlangga Hartarto: Perbanyak Lapangan Kerja

Ini Hak Pekerja yang Dipangkas dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja

Iqbal bersama Presiden Konferedasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, menjelang RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang oleh DPR.

Iqbal tidak menyebut pembicaraan apa saja yang dibahas dengan Presiden Jokowi.

Namun, sebelumnya, Iqbal bersama serikat pekerja lain secara tegas menolak RUU Cipta Kerja.

Permintaan buruh terhadap pemerintah dan DPR yaitu tetap ada UMK tanpa syarat dan UMSK jangan hilang.

Juga, nilai pesangon tidak berkurang, tidak boleh ada PKWT atau karyawan kontrak seumur hidup.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved