Breaking News:

Penanganan Corona

Hingga 4 Oktober 2020, Ada 73 Santri di Banyumas Dinyatakan Sembuh Covid-19

Dari 328 santri yang dinyatakan positif Covid-19, hingga Minggu (4/10/2020), 73 santri dinyatakan sembuh.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Para santri putri yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani karantina di Balai Diklat Baturraden antre mengikuti tes swab, Jumat (2/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas Sadiyanto menyampaikan kabar baik. Dari 328 santri yang dinyatakan positif Covid-19, hingga Minggu (4/10/2020), 73 santri dinyatakan sembuh.

Sadiyanto mengatakan, meski angka penularan di klaster pondok pesantren tinggi, angka kesembuhan di klaster yang sama juga sama tinggi.

"Saat ini, yang masih menjalani perawatan di rumah sakit tinggal 17 orang santri. Sementara, yang lainnya, yang belum sembuh, menjalani karantina di tiga lokasi, yaitu Balai Diklat, Wisma Wijayakusuma, dan Wisma Pondok Slamet, Baturraden," ujar Sadiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Senin (5/10/2020).

17 Santri di Banyumas yang Sembuh dari Covid-19 Masih Jalani Karantina

Bertambah Lagi, 136 Santri di Banyumas Positif Covid-19. Semua Tanpa Gejala

Klaster Ponpes di Karangsuci Banyumas Berawal dari 3 Santri Bergejala dan Positif Covid-19

Tanggapi Banyak Santri Terpapar Covid-19, FKPP Banyumas: Itu Bukan Aib, Jadi Tak Perlu Resah

Pihaknya menyampaikan jika sebagian besar kondisi santri baik dan tidak bergejala sehingga tingkat kesembuhannya tinggi.

Sadiyanto menambahkan bahwa saat ini, santri yang dikarantina di Balai Diklat Baturraden ada 97 orang, di Wisma Gunung Slamet ada 88 santri, dan di Wisma Wijayakusuma ada 47 santri.

"Dua sisanya, melakukan karantina mandiri di pondok pesantren karena usianya masih balita dan yang satu merupakan orang tua dari balita tersebut," imbuhnya.

Sadiyanto juga mengatakan, seluruh hasil swab 631 santri dan pengeurus ponpes sudah keluar. Dari data terakhir, tidak ada penambahan dari hasil 328 orang dinyatakan positif sebelumnya.

Sementara, juru bicara Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Banyumas, Enjang Burhanudin Yusuf mengatakan, 90 persen kondisi para santri baik.

Untuk melakukan pemetaan lebih lanjut, pihaknya akan mendatangi secara berkala, pondok pesantren yang penghuninya memiliki mobilitas tinggi sehingga berisiko tinggi pula terpapar Covid-19.

Hal itu untuk memantau secara langsung penerapan protokol kesehatan dan memastikan kondisi para santri serta gurunya sehat.

Mulai Pekan Depan, Hasil PCR Covid-19 di RSUD Dr Soeselo Slawi Bisa Keluar di Hari Tes

Masa Kampanye, Ombudsman Jateng Soroti Netralitas ASN di Tiga Daerah Ini

Kedai Kopi Menjamur, Konsep Kembali ke Alam Digemari Anak Muda di Batang

Kenalkan Roti Goreng, Odading Bertabur Wijen Ala Kota Tegal yang Memiliki Rasa Manis dan Gurih

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved