Breaking News:

Berita Purbalingga

Menyusut 882 Nama dari DPS, KPU Purbalingga Tetapkan 743.546 Nama dalam DPT untuk Pilkada 2020

Nantinya, mereka dapat menggunakan hak pilih di 2.129 tempat pemungutan suara yang tersebar di 239 desa dan kelurahan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Rapat pleno penetapan DPT oleh KPU Purbalingga di aula KPU setempat, Rabu (14/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - KPU Purbalingga melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di aula KPU Purbalingga, Rabu (14/10/2020).

Ketua KPU Purbalingga Eko Setiawan menyampaikan, penetapan DPT hari ini telah melalui proses panjang. Mulai dari bahan DPS menjadi DPS, dan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh KPU.

Sebelumnya, KPU Purbalingga telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) berjumlah 744.428 pemilih, terdiri dari 374.316 pemilih laki-laki dan 370.112 pemilih perempuan.

Baca juga: 744.428 Pemilih Masuk DPS Pilkada Purbalingga, KPU: Tolong Bisa Dicek Sudah Terdaftar atau Belum

Baca juga: DPS Pilkada Serentak di Jateng Ada 15.559.287 Pemilih, Terbanyak di Kota Semarang

Baca juga: APK Sudah Diserahkan, KPU Purbalingga Minta Tim Pemenangan Paslon Segera Memasangnya

KPU kemudian menggelar uji publik DPS, yang dilaksanakan pada 21 September 2020. Tahap selanjutnya, pemutakhiran data pemilih oleh KPU Purbalingga, serta menerima masukan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Bawaslu.

"Dalam tahapan ini ada perubahan, baik dari pemilih baru, pemilih TMS, dan perbaikan elemen data pemilih," katanya.

Setelah melewati tahapan-tahapan yang telah dilalui itu, hari ini, KPU Purbalingga melaksanakan rapat pleno penetapan DPT.

KPU menetapkan DPT Purbalingga sejumlah 743.546 pemilih, terdiri dari 373.810 pemilih laki-laki dan 369.736 pemilih perempuan.

Nantinya, mereka dapat menggunakan hak pilih di 2.129 tempat pemungutan suara yang tersebar di 239 desa dan kelurahan.

Kendati demikian, Eko mengatakan, DPT ini masih bisa berubah jika terjadi kasus pemilik hak suara meninggal atau pindah domisili. Sebab, data kependudukan bersifat dinamis.

Baca juga: Liga 2 Dilanjutkan Lagi, PSCS Cilacap: Kami Siap, Tinggal Menunggu Liga Bergulir

Baca juga: Tolak Demo Anarkistis terkait UU Cipta Kerja, Gemas Banyumas: Kalau Anarki, Lawan Kami

Baca juga: Bagaimana Pasien Covid-19 Menggunakan Hak Pilih di Pilwakot Semarang? Begini Penjelasan KPU

Baca juga: Tuding Hasil Swab Akal-akalan RS, Keluarga 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Brebes Tolak Diperiksa

"Sikap KPU pasti akan menindaklanjuti dan melakukan sinkronisasi sesuai kondisi," kata Eko.

Catur Sigit Prasetyo dari Divisi program dan Data KPU Purbalingga menyatakan, rapat pleno hari ini terlaksana baik.

Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh PPK, PPS, PPDP, dan seluruh stekholder yang sudah membantu penyusunan daftar pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga 2020.

"Sehingga DPT menjadi mutakhir, akurat, dan komprehensif," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved