Polemik UU Cipta Kerja
Tolak Demo Anarkistis terkait UU Cipta Kerja, Gemas Banyumas: Kalau Anarki, Lawan Kami
Gemas melakukan aksi damai melawan anarkisme dan radikalisme yang dilakukan demonstran penolak UU Cipta Kerja pada demo pekan lalu.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Anarkis (Gemas) melakukan aksi damai melawan anarkisme dan radikalisme yang dilakukan demonstran penolak UU Cipta Kerja pada demo pekan lalu.
Massa melakukan aksi di depan kantor Bupati Banyumas, Rabu (14/10/2020).
"Menolak anarkisme dan radikalisme yang terjadi di beberapa daerah, terutama di luar daerah Banyumas," ujar Koordinator aksi, Bejo Wijaya, dalam aksi.
Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Banyumas Hari Ini Digelar di 7 Titik
Baca juga: Dengar Aspirasi Aliansi Buruh, DPRD Purbalingga Juga Akui Belum Dapat Draf Final UU Cipta Kerja
Baca juga: Demo Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Kota Semarang Rusuh, Massa Rusak Pintu Gerbang DPRD Jateng
Pihaknya menolak secara tegas aksi radikalisme, perusakan, hingga vandalisme yang dilakukan peserta aksi demo menolak UU Cipta Kerja.
"Siapapun yang melakukan aksi terkait UU Cipta Kerja, kami tidak menghalangi itu. Tetapi, ketika melakukan aksi anarkis, akan kami lawan," terangnya.
Mendengar adanya rencana demonstrasi lanjutan terkait penolakan UU Cipta Kerja, Gemas menekankan supaya dalam melakukan demo, tidak ada aksi perusakan sarana dan prasarana umum.
Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Banyumas Budi Setiawan menyambut baik aksi tersebut. Dia pun sepakat keinginan menjaga kondusivitas di Banyumas.
"Banyumas bersatu dan tolak anarkisme. Silakan pesan-pesan Anda bisa disampaikan ke wakil rakyat dan kami siap menyampaikan aspirasi," ujarnya. (*)
Baca juga: Bagaimana Pasien Covid-19 Menggunakan Hak Pilih di Pilwakot Semarang? Begini Penjelasan KPU
Baca juga: 2 Warga Positif Covid-19 di Brebes Meninggal setelah Memaksa Pulang dari Perawatan Rumah Sakit
Baca juga: Banyumas Segera Punya BRT: Difasilitasi Kemenhub, Direncanakan Punya 6 Koridor