Breaking News:

Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun, 4 Warga Karikil Tasikmalaya Kritis dan 110 Dirawat di Puskesmas

4 orang kritis dan 110 lainnya dirawat akibat keracunan setelah memakan nasi kuning acara ulang tahun seorang anak di Kelurahan Karikil, Tasikmalaya.

Editor: rika irawati
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Warga Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya yang keracunan nasi kuning di acara ulang tahun tengah dirawat di ruang darurat SD Puspasari dekat Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Kamis (8/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TASIKMALAYA - Empat orang kritis dan 110 lainnya dirawat akibat keracunan setelah memakan nasi kuning acara ulang tahun seorang anak di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Mayoritas korban adalah anak-anak.

Dikutip dari Kompas.com, empat korba kritis sempat mengalami kejang-kejang sehingga langsung dirujuk ke RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya.

"Hasil pendataan di lapangan, korban keracunan sementara sebanyak 114 orang, sebanyak 89 korban bergejala sedang, 4 orang bergejala berat, dan 21 orang bergejala ringan," jelas Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titie Purwaningsari, di lokasi kejadian, Kamis (8/10/2020).

Raja Malaysia Dirawat di Rumah Sakit Gara-gara Keracunan Makanan

Petaka Pesta Ulang Tahun, Keracunan Massal, 40 Orang Mendapat Perawatan Medis

19 Warga Blado Batang Keracunan, Seusai Santap Ikan Tongkol Program BPNT, Ini Penjelasan Dinkes

Penjual Gado-gado Diperiksa Setelah 126 Orang Pembelinya Keracunan Massal

Titie menambahkan, pihaknya saat ini telah mengambil sampel makanan berupa sisa nasi kuning dan makanan ringan yang dihidangkan di acara ulang tahun tersebut.

Pihaknya menduga, kasus keracunan massal seperti ini diakibatkan adanya salah satu makanan yang terkontaminasi bakteri.

"Kejadian seperti ini bisa terjadi di mana saja. Mungkin, makanannya ada yang terkontaminasi bakteri. Diduga, ini dari nasi kuning yang biasanya dari santannya. Soalnya, kalau lalapan kan bisa terlihat segar dan layu secara kasat mata," tambah Titie.

Sampai saat ini, pihaknya terus memantau perkembangan para pasien yang dipusatkan di ruang perawatan darurat di SD Puspasari samping Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Korban keracunan ini dirawat di sekolah lantaran jumlahnya yang cukup banyak. Sementara, kapasitas puskesmas terbatas.

Dirujuk ke RSUD

Sedangkan, 4 korban yang bergejala berat sedang ditangani tim medis di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, karena kekurangan fasilitas alat medis jika dirawat di Puskesmas.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved