Breaking News:

Polemik UU Cipta Kerja

Buntut Demo Rusuh Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Jateng, 4 Orang Diduga Pelaku Perusakan Ditahan

Informasi terbaru, setelah aksi demo, polisi menangkap 269 orang. Mereka lalu dikumpulkan di lobi Gedung DPRD Jateng.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Benny Setyowadi, saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Jateng, Kamis (8/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polisi masih menahan empat orang yang diduga kuat melakukan aksi anarkis dalam demonstrasi menolak UU Cipta Kerja yang berujung ricuh di depan Gedung DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, pada Rabu (7/10/2020).

Informasi terbaru, setelah aksi demo, polisi menangkap 269 orang. Mereka lalu dikumpulkan di lobi Gedung DPRD Jateng.

"Efek aksi demonstrasi kemarin, yang sempat ada anarkis, Polrestabes Semarang sudah memproses dan mengamankan 269 orang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Semarang, AKBP Benny Setyowadi, ketika ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (8/10/2020).

Polisi Amankan Sekitar 100 Pendemo Anarki di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Ada Siswa SMA/SMK

Demo Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Kota Semarang Rusuh, Massa Rusak Pintu Gerbang DPRD Jateng

Partainya Dukung Pengesahan RUU Cipta Kerja, Ketua DPD PAN Jawa Barat Mundur

Pengamat Dorong Penolak UU Cipta Kerja Segera Ajukan Judicial Review ke MK

Kemudian, dilakukan verifikasi dan wawancara, serta pendataan kepada mereka. Setelah itu, sebanyak 76 orang dipulangkan karena tidak terbukti melakukan tindakan anarkis.

Sisanya, sebanyak 193 orang, dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk dilakukan pendalaman.

Polisi melakukan pendalaman lagi dengan proses wawancara kepada mereka. Dari jumlah itu, ada empat orang yang diduga kuat merupakan pelaku yang melakukan aksi anarkis saat demo.

"Di mapolrestabes, kami mendalami lagi lewat wawancara untuk melakukan verifikasi. Empat orang diduga kuat pelaku yang menjurus ke arah pengrusakan," terangnya.

Sedangkan 189 peserta aksi sisanya, lanjut dia, dipulangkan tadi malam (Rabu malam).

Meskipun demikian, pihaknya belum menetapkan tersangka terhadap empat orang yang diduga peserta aksi dari unsur mahasiswa.

Tiba di Kroasia, Elkan Baggott Mulai Gabung Skuat Timnas U-19 di Pemusatan Latihan

Bingung Bikin Sarapan Hari Ini? Coba Mi Goreng Ala Hong Kong yang Mudah Dibuat. Berikut Resepnya

Rusia Klaim Sukses Uji Coba Rudal Jelajah Anti-Kapal Hipersonik

"Untuk penetapan tersangka, kami masih harus melakukan proses pemeriksaan mendalam lagi," kata Benny.

Empat orang tersebut diduga melanggar Pasal 170 KUHP tentang perusakan fasilitas umum, serta Pasal 187 KUHP tentang menimbulkan kebakaran.

Kemudian, Pasal 212 KUHP, Pasal 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP, yang intinya tidak menuruti imbauan polisi atau melawan petugas saat diimbau membubarkan diri. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved