Breaking News:

Berita Purbalingga

Hore, BLT bagi 18.766 Pelaku UMKM di Purbalingga Mulai Cair

Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Purbalingga mulai cair.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
PEMKAB PURBALINGGA
Ilustrasi. Secara simbolis Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan bantuan peralatan kepada pelaku IKM maupun UMKM di Pendapa Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Purbalingga mulai cair.

Sebagian pelaku usaha mikro di Kabupaten Purbalingga pun sudah menerima bantuan yang disalurkan Kementerian Koperasi dan UKM itu melalui Bank Republik Indonesia (BRI).

"Sebagian sudah cair," kata Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Purbalingga Adi Purwanto, Kamis (8/10/2020).

Adi mengatakan, bantuan senilai Rp 2,4 juta per UMKM itu berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga hanya berperan dalam proses pendaftaran.

4.651 UMKM di Batang Sudah Terima BLT Banpres Rp 2,4 Juta

Siap-siap, BLT Pekerja Tahap 5 Cair Mulai Hari Ini

Pelaku UMKM Purbalingga Bisa Kredit Rp 5 Juta, Angsuran Bulanan Rp 150 Ribu Selama Tiga Tahun

Pihaknya membuka pendaftaran yang telah ditutup pada pertengahan September lalu.

Sebanyak 18.766 pelaku usaha mikro telah mendaftar dalam program tersebut. Data itu pun lantas dikirim ke kementerian untuk diverifikasi kelayakannya.

"Yang memverifikasi dan menentukan dari pusat," katanya.

Adi mengatakan, bantuan ini menyasar UMKM dengan kriteria tertentu, antara lain, beromset maksimal Rp 500 juta setahun, serta aset Rp 50 juta, selain bangunan dan tanah.

Bantuan ini ditujukan untuk membantu para pelaku usaha mikro yang perekonomiannya terimbas pandemi Covid-19.

Melalui bantuan tunai ini, diharapkan mereka bisa membangkitkan usahanya sehingga mampu bertahan di tengah masa sulit pandemi.

"Bantuan agar digunakan sebaik-baiknya, untuk mengembangkan usaha. Jangan dipakai untuk hal konsumtif," sarannya. (*)

Didatangi Ganjar di Mapolrestabes Semarang, Buruh Ini Mengaku Takut Tak Dapat Pesangon saat Di-PHK

8 Bulan Tak Balapan, Jorge Lorenzo Kehilangan Kecepatan saat Menguji Coba Sirkuit

Komedian Nunung Mulai Syuting Lagi setelah Dikabarkan Masuk Rumah Sakit Gara-gara Covid-19

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved