Breaking News:

Teror Virus Corona

Dapat Laporan Netizen Ada Pengajian Kumpulkan Massa di Pemalang, Ganjar Telepon Gus Miftah

Ganjar mengetahui, pengelola Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta itu akan mengisi pengajian di Pekalongan dan Pemalang dari netizen.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Gubernur Ganjar saat mengobrol dengan Gus Miftah secara virtual beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab dipanggil Gus Miftah membatalkan pengajiannya di Pemalang yang dijadwalkan digelar Sabtu (26/9/2020) malam.

Di hari tersebut, ia memiliki dua agenda di Pekalongan dan Pemalang. Saat mengisi pengajian di kediaman Ustad Burhanuddin di Pekalongan Selatan, yang merupakan agenda pertama, ia sempat memberikan ceramah.

Namun, sebelum beranjak ke Desa Rowosari, Kecamatan Ulujami Pekalongan, dia ditelepon sahabatnya sekaligus Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

"Saya langsung menghubungi beliau. Saya minta karena kondisinya masih seperti ini (pandemi covid), agar segera diselesaikan. Beliau mengiyakan dan mengatakan telah memasuki doa penutup (saat di Pekalongan)," kata Ganjar, melalui keterangan tertulis, Minggu (27/9/2020).

Tambah 17 Kasus Positif Covid-19 dalam 1 Hari, Kota Pekalongan Berstatus Zona Merah

Masuk Zona Oranye Covid-19, Dinkes Kota Semarang Tetap Giatkan Swab Massal ke 3 Kelompok Rentan

Kritik Penanganan Covid-19 Klaster Ponpes, FPKB DPRD Jateng Minta Pemkab Banyumas Tak Bikin Gaduh

Pemkab Kudus Terapkan Lagi WFH setelah 1 ASN Meninggal Akibat Covid-19

Ganjar mengetahui, pengelola Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta itu akan mengisi pengajian di Pekalongan dan Pemalang dari netizen.

Waktu berkomunikasi, Gus Miftah sedang mengisi pengajian di Pekalongan. Dan karena masih ada satu agenda lagi, Ganjar meminta agar acara dibatalkan.

"Kalau bisa, yang berikutnya, nyuwun sewu (mohon maaf) gak usah diteruskan. Karena, kerumunannya ramai luar biasa. Dan saya sudah mendapatkan videonya. Gus Miftah menyampaikan, nggih (iya), Pak Gub. Nggih," imbuh gubernur.

Seperti diketahui, keduanya selama ini memiliki hubungan dekat. Bahkan, Ganjar juga sering menghadiri pengajian Gus Miftah.

Karena itu, dia tidak sungkan meminta Gus Miftah mengajak para ulama lain untuk tidak menggelar kerumunan, apapun bentuknya, termasuk pengajian.

"Saya juga meminta ke Gus Miftah untuk menggelar pengajian secara virtual. Rencang-rencang (teman-teman) semuanya, untuk waktu dekat ini, jangan bikin kerumunan, apapun bentuknya. Dan beliau (Gus Miftah) sepakat untuk itu. Di-virtualkan saja," ujarnya.

Rebutan Tagline Nyawiji, Dua Pasangan Calon Kepala Daerah Wonogiri Batal Deklarasi Kampanye Damai

Buruh Ancam Mogok Kerja Jika DPR Lanjutkan Pembahasan Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelanggaran Konser Dangdut Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Kuota Pupuk Bersubsidi Ditambah Tapi Masih Langka, Ini Solusi Komisi B DPRD Jawa Tengah

Setelah berkomunikasi dengan Gus Miftah, Ganjar langsung menghubungi Bupati Pemalang agar mengecek lokasi pengajian.

Setelah dicek, kata dia, bupati melakukan koordinasi dengan keluarga yang mengundang Gus Miftah.

"Setelah dilakukan pendekatan, keluarga yang mengadakan hajatan dengan mengundang Gus Miftah, berkenan membatalkan acara," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved