Berita Banyumas

Bupati Banyumas Masih Didatangi Petugas, Padahal Sudah Sensus Penduduk Secara Online, Ini Kata BPS

Mulai 1 hingga 15 september 2020 pendataan sensus penduduk telah dilakukan serentak se-Indonesia, termasuk di Kabupaten Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Saat Bupati Banyumas, Achmad Husein menerima petugas sensus penduduk di rumah dinasnya, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas, Edy Aprotuwiyono dan petugas sensus penduduk di Rumah Dinas Bupati Banyumas, Kamis (10/9/2020).

Kedatangan petugas sensus itu bertujuan untuk memverifikasi data sensus penduduk.

Mulai 1 hingga 15 september 2020 pendataan sensus penduduk telah dilakukan serentak se-Indonesia.

Truk Terdorong Hingga Masuk Sawah di Sokaraja Banyumas, Diduga Sopir Bus Hilang Konsentrasi

KBM Tatap Muka Terancam Ditunda Lagi di Banyumas, Dindik Tunggu Instruksi Tim Gugus Tugas

Ingin Belajar Cara Kelola Mall Pelayanan Publik, Pemkab Karanganyar Kunjungi Banyumas

Satu Pelaku Ditangkap Polisi di Wangon Banyumas, Kasus Perampokan Pedagang Pasar Induk Ajibarang

Sebelumnya Bupati Banyumas telah melakukan Sensus Penduduk (SP) secara online.

Bupati meminta asistennya untuk melengkapi data KTP dan KK kepada petugas, agar data hasil dari sensus penduduk sesuai kondisi saat ada sensus penduduk.

Kepala BPS Kabupaten Banyumas, Edy Aprotuwiyono mengatakan, sensus pada tahapan verifikasi dimaksudkan mengecek valid tidaknya data penduduk di Banyumas.

"Beberapa waktu lalu Bupati Banyumas sudah mengisi data SP secara online."

"Nah sekarang kami tinggal verifikasi data tersebut."

"Barangkali terjadi perubahan data, misalnya ada anggota keluarga baru atau yang pindah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (10/9/2020). 

Dengan adanya perubahan yang disampaikan, pihaknya segera menyesuaikan data kondisi terakhir.

Edy menambahkan, proses sensus penduduk sangat mudah hanya dibutuhkan KTP, KK, kemudian pencatatan terhadap aktivitas.

Kalau ada keluarga yang lain tinggal dicatat saja.

Walaupun berbeda KK bisa di sensus pada sensus BPS kali ini.

Masyarakat tidak perlu khawatir terkait protokol kesehatan.

Para petugas sensus telah dibekali dengan perlengkapan sesuai dengan protokol kesehatan dengan tahapan standart operasional yang sesuai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved