Berita Pendidikan

KBM Tatap Muka Terancam Ditunda Lagi di Banyumas, Dindik Tunggu Instruksi Tim Gugus Tugas

Pembelajaran tatap muka yang sempat dimungkinkan dapat dilaksanakan sepertinya harus kembali tertunda di Kabupaten Banyumas. Ini penyebab utamanya.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein memberikan keterangan terkait rencana dimulainya KBM tatap muka di Kabupaten Banyumas, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Rencana pembelajaran tatap muka yang sempat dimungkinkan dapat dilaksanakan di Banyumas sepertinya harus kembali tertunda.

Hal itu adalah terkait pernyataan Bupati Banyumas, Achmad Husein jika angka reproduksi efektif Covid-19 di Banyumas kembali naik.

"Angka RT naik lagi yaitu 1,2 lebih dan sudah tidak memungkinkan melakukan pembelajaran tatap muka."

"Kalau nekat menerobos akan menyalahi aturan ataupun kebijakan Pemerintah Pusat," ujar Achmad Husein kepada Tribunbanyumas.com, Senin (8/9/2020).

Ingin Belajar Cara Kelola Mall Pelayanan Publik, Pemkab Karanganyar Kunjungi Banyumas

Satu Pelaku Ditangkap Polisi di Wangon Banyumas, Kasus Perampokan Pedagang Pasar Induk Ajibarang

Awalnya Terjaring Razia Masker di Banyumas, Tujuh Orang Ini Ternyata Positif Corona, Hasil Tes Swab

Sekolah Sudah Mulai Ajukan Izin Gelar KBM Tatap Muka di Banyumas

Diketahui sebelumnya, angka RT di bawah 1 di Kabupaten Banyumas sempat menyentuh di angka 0,55.

Namun sayangnya angka itu hanya bertahan selama sembilan hari.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dindik Kabupaten Banyumas, Irawati berkata, jika sampai saat ini sudah ada beberapa sekolah yang mengajukan izin.

Sekolah yang mulai mengajukan diri menggelar KBM tatap muka baru dari tingkat SMP.

Pihaknya berpedoman pada keputusan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banyumas dan SKB 4 menteri, tidak bisa memastikan kapan sekolah akan dibuka.

Irawati menambahkan pula jika untuk tingkatan SD sampai dengan saat ini belum ada yang berani mengajukan KBM tatap muka.

Terkait kapan akan resmi dibuka pihaknya tidak dapat memastikannya karena hal itu adalah kewenangan dari tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten.

Dindik Kabupaten Banyumas hanya sekadar menerima pengajuan dari pihak sekolah yang merasa siap menyelenggarakan KBM tatap muka.

"Yang boleh mengizinkan sekolah tatap muka adalah tim Gugus Tugas Covid-19, kami harus sangat hati-hati apalagi Banyumas masuk zona orange lagi," tandasnya.

Namun demikian, terkait proses verifikasi sekolah saat ini Dindik sedang berkoordinasi dengan Dinkes dan BPBD.

Itu terkait kapan waktu yang tepat mengecek secara langsung sekolah-sekolah tersebut.

Tim Gugus Tugas Covid-19 juga terus menggencarkan sosialisasi dan operasi masker.

"Ada 1,8 juta warga Banyumas dan kami hanya beberapa petugas yang mengawasi."

"Oleh karena itu yang paling efektif adalah dari masyarakat sendiri agar mematuhi protokol kesehatan."

"Ekonomi harus tetap jalan dan tapi jangan sampai ada korban," pungkasnya. (Permata Putra Sejati)

Warga Getasan Semarang Bikin Gerakan Infak Sayur, Berharap Pembangunan Masjid Cepat Selesai

Revitalisasi Alun-alun Kota Tegal, Pelaksana Proyek: Tiga Hari Pemerataan Lahan

Wallace Costa Dikabarkan Besok Rabu Sudah di Semarang, Dua Pemain Asing PSIS Segera Gabung Tim

28 SMP dan 109 SD Bakal Jadi Pilot Project KBM Tatap Muka di Cilacap

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved