Breaking News:

Berita Pekalongan

Aksi Anang Curi Kotak Amal di Masjid Al Khuzaema Kajen Terekam CCTV, Uangnya Dipakai Beli Beras

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bercak darah di sekitar kotak amal dan bukti rekaman dari CCTV apotik yang ada di depan masj

TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Unit Reskrim Polsek Kajen menunjukkan barang bukti dan tersangka Anang (30), warga Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang nekat membobol kotak amal di Masjid Al Khuzaemah di Jalan Pahlawan, Desa Gejlik, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, di Mapolsek Kajen, Jumat (4/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Unit Reskrim Polsek Kajen meringkus Anang (30), warga Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang nekat membobol kotak amal di Masjid Al Khuzaemah di Jalan Pahlawan, Desa Gejlik, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Aksi yang dilakukan Anang pada Jumat (28/8/2020) itu terekam kamera pengawas (CCTV).

Selain membobol kotak amal, Anang juga menggasak ponsel yang tergeletak di sekitar kotak amal itu.

Kapolsek Kajen Iptu Isnovin mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan.

Truk Muatan Genting Tabrak Truk Sampah dan 2 Motor di Turunan Jalan Sultan Agung Semarang, 1 Tewas

Tak Merasa Mengajukan Bantuan, Pemdes Purbasari Purbalingga Tolak JPS Kabupaten

Bus Karyawan Terparkir di Depan Pengadilan Agama Kendal Terbakar, Tiba-tiba Muncul Asap Diikuti Api

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bercak darah di sekitar kotak amal dan bukti rekaman dari CCTV apotik yang ada di depan masjid.

"Dari hasil rekaman CCTV, kami dapatkan bukti tersangka saat masuk ke TKP. Sementara, bercak darah itu ternyata dari luka jari tersangka saat memecah kotak amal," ungkap Iptu Isnovin saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Jumat (4/9/2020).

Tim pun melakukan pendalaman. Hasil identifikasi, tersangka mengarah ke Anang.

Akhirnya, pada Rabu (2/9/2020), anggota Polsek Kajen yang bersangkutan.

"Kami mengamankan lima unit handphone, kotak amal yang sudah dipecah, dan uang. Saat kami interogasi, tersangka mengakui perbuatannya," imbuhnya.

Isnovin menambahkan, Anang akan dijerat menggunakan Pasal 363 ayat 1 ke-3e dan 5e KUHP.

"Ancaman hukumannya, maksimal 7 tahun kurungan penjara," tambahnya.

Seekor Lutung Ditemukan Warga Sawangan Pekalongan dalam Kondisi Lemas di Kebun

Polisi di Selayar Tembak Mati Sapi Warga, Pemilik: Padahal Akan Dijual untuk Biaya Kuliah

Kembar Albino di Wonogiri, Nadya dan Nadira Jadi Perhatian Warga saat Jalan-jalan

Anang, pelaku pembobol kotak amal mengatakan, dia memecahkan kotak amal menggunakan setrika milik santri.

Setelah pecah, dia menguras seluruh isi kotak amal yang berisikan uang senilai Rp 1 juta 50 ribu.

"Sebagian uang sudah saya belanjakan beras dan kebutuhan rumah tangga lainnya," ujarnya.

Ia mengungkapkan, ia mengambil kotak amal saat para santri Al Khuzaemah melaksanakan salat subuh. (*)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved