Breaking News:

Berita Purbalingga

Tak Merasa Mengajukan Bantuan, Pemdes Purbasari Purbalingga Tolak JPS Kabupaten

Pemerintah Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, menolak bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Truk pengangkut bantuan JPS kabupaten tiba di depan Balai Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Kamis (3/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, menolak bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Penolakan tersebut dilakukan sejak sejumlah truk pengangkut bantuan JPS sampai di depan Balai Purbasari, Kamis (3/9/2020).

Kades Purbasari Suwito menuturkan, penolakan JPS Pemkab Purbalingga ini dilakukan lantaran pihaknya tidak merasa mengajukan bantuan. Pihaknya hanya mengajukan bantuan JPS provinsi untuk 660 penerima.

"Ketika kami mengajukan JPS provisi sejumlah 660 KK itu clear, tahap pertama turun penuh. Ketika tahap kedua, ternyata Desa Purbasari hanya menerima 92 KK. Lalu, saya koordinasi dengan Pak Gubernur Ganjar Pranowo," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (4/9/2020).

Pegadaian Buka Lowongan Kerja bagi Disabilitas, Berikut Syarat dan Kualifikasi yang Dibutuhkan

Pasangan Mugi Hebad Deklarasikan Diri Ikut Pilkada Demak: Hari Ini Kita Perang Badar

Bus Karyawan Terparkir di Depan Pengadilan Agama Kendal Terbakar, Tiba-tiba Muncul Asap Diikuti Api

Kembar Albino di Wonogiri, Nadya dan Nadira Jadi Perhatian Warga saat Jalan-jalan

Saat menghubungi Ganjar, Suwito diminta melayangkan surat aduan. Surat itu direspon dan ditindaklanjuti Dinas Sosial Provinsi Jateng dengan mendatangi desa tersebut.

Menurut Dinas Sosial Provinsi Jateng, pemberian bantuan bagi 92 penerima itu didasari hasil verifikasi ulang data. Saat dicocoknya, desa setempat menerima jatah 568 bantuan dari JPS kabupaten.

"Tim datang ke desa saya, melakukan kroscek, dan menjelaskan, dasar kenapa dikurangi karena berdasar data dari kebupaten, sejumlah data itu (568 penerima) sudah diampu oleh JPS kabupaten," jelasnya.

Suwito pun mempertanyakan alasan pembagian JPS yang tidak sejak tahap pertama dilakukan.

Sementara, penyaluran JPS provinsi tahap pertama dilakukan bulan Juli dan tahap kedua dijadwalkan bulan Agustus. Namun, pada kenyataannya, Purbasari tidak pernah menerima JPS kabupaten.

"Tahap satu pada bulan Juli, sesuai pengajuan. Bulan Agustus, hanya turun 92 penerima," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved