Berita Banyumas

Status Tanggap Darurat Diperpanjang Hingga Akhir September, Ini Pertimbangan Bupati Banyumas

Meski kasus Covid-19 sudah mulai terkendali, perpanjangan status tanggap darurat dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Status tanggap darurat Covid-19 di Kabupaten Banyumas kembali diperpanjang.

Meski kasus Covid-19 sudah mulai terkendali, namun langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

"Perpanjangan diberlakukan hingga akhir September 2020," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein, kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (1/9/2020).

Sekolah Sudah Bisa Ajukan Izin Gelar KBM Tatap Muka, Bupati Banyumas: Satu Kelas Maksimal 10 Siswa

Korban Dianiaya Hingga Patah Tulang, Dituduh Curi Handphone Saat Nongkrong di Alun-alun Banyumas

Terbukti Tidak Gunakan Masker di Ruang Publik, 28 Warga Banyumas Didenda Rp 50 Ribu

Omset Pedagang Pasar Wage Purwokerto Menurun 70 Persen Sejak Pandemi, Bupati Coba Bantu Cari CSR

Bupati mengatakan, perpanjangan tersebut tertuang dalam SK Bupati Banyumas Nomor 340/760/Tahun 2020.

Dimana isinya adalah Perpanjangan Ketiga Status Tanggap Darurat Bencana Non-Alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Banyumas.

Perpanjangan ketiga status tanggap darurat Covid-19 tersebut diputuskan karena berbagai pertimbangan.

Hal itu berdasarkan hasil perhitungan dan analisis angka reproduksi efektif (Rt) dari tenaga ahli Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman ( Unsoed) Purwokerto.

Serta kajian di lapangan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas.

"Meski saat ini angka reproduksi di bawah 1, namun belum melalui dua kali masa inkubasi," imbuhnya.

Status tanggap darurat Covid-19 berlaku hingga 30 September 2020, pihaknya juga memutuskan penanganan tersebut menggunakan dana belanja tidak terduga (BTT).

Bupati mengatakan, masa berlaku status tanggap darurat Covid-19 dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan.

Termasuk di dalamnya untuk penanggulangan bencana non-alam Covid-19 di Kabupaten Banyumas.

"Segala biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya keputusan Bupati tersebut."

"Dibebankan kepada APBD Kabupaten Banyumas dan sumber dana lainnya yang sah dan tidak mengikat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved