Berita Banyumas

Status Tanggap Darurat Diperpanjang Hingga Akhir September, Ini Pertimbangan Bupati Banyumas

Meski kasus Covid-19 sudah mulai terkendali, perpanjangan status tanggap darurat dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein. 

Sekolah Tetap Bisa Gelar KBM Tatap Muka

Meskipun status tanggap darurat Covid-19 diperpanjang, Pemkab Banyumas tetap akan mengizinkan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka.

Meski tak dimungkiri, rencana pembukaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi bukanlah sesuatu yang mudah.

Ada sejumlah syarat dan mekanisme yang harus dipenuhi pihak sekolah jika ingin mendapatkan izin membuka kembali kelas tatap muka.

Hal itu dijelaskan Kepala Dindik Kabupaten Banyumas, Irawati.

Dia memastikan, Dindik akan sangat selektif melihat kondisi kesiapan sekolah.

"Mekanisme sangat selektif, macam-macam, dan banyak sekali."

"Jadi, tidak sekadar infrastruktur, misalnya menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer."

"Tetapi juga sampai penyemprotan disinfektan secara teratur," ujar Irawati kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (1/9/2020).

Pihaknya menjelaskan, jika nantinya sudah mendapatkan izin, sekolah akan disemprot disinfektan, pagi dan sore hari.

Sehingga, pagi sebelum anak sekolah berangkat, disemprot.

Saat ganti shift, disemprot dan sore setelah belajar, juga disemprot.

Sekolah juga wajib membentuk tim gugus tugas tingkat sekolah yang akan terus memantau penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Namun demikian, Irawati mengakui, praktik di lapangan nanti tidak semua sekolah mampu dan sanggup menyediakan disinfektan secara kontinue.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved