Berita Ekonomi Bisnis

KA Menoreh Tujuan Jakarta Beroperasi Lagi, dari Stasiun Tawang Semarang Pukul 09.50

Dikarenakan KA Menoreh termasuk dalam KA Jarak Jauh maka setiap penumpang diwajibkan untuk melakukan rapid test dan hasilnya adalah non reaktif.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA
ILUSTRASI - PT KAI mengoperasikan Kereta Luar Biasa (KLB) untuk mengakomodir mobilitas penumpang yang mendapatkan pengecualian selama masa larangan mudik dalam rangka percepatan penanganan Covid19. KLB Jurusan Pasar Turi Surabaya berhenti di Stasiun Tawang Semarang, Selasa (12/5/2020) mengangkut 13 penumpang yang terdiri dari 10 orang berangkat dari Surabaya dan 3 orang berangkat dari Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PT KAI Daop IV Semarang mengaktifkan kembali perjalanan KA Menoreh pada Selasa (1/9/2020).

KA Menoreh ini bisa mengantarkan para pelanggannya dari Stasiun Tawang ke Stasiun Bekasi, Jatinegara, Pasar Senen dan berakhir di Stasiun Jakarta Kota.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, pengaktifan kembali ini akan memberikan banyak pilihan perjalanan bagi para calon penumpang kereta.

Baik itu yang hendak menuju Jakarta pada pagi maupun siang hari.

Disdikbud Kendal Belum Ketahui Teknis Pemberian Kuota Internet Gratis, Tunggu Juklis Kemendikbud

Jelang KBM Tatap Muka di Sekolah, Yuliyanto Cek Kesiapan Angkutan Kota Salatiga

Pedagang Minta Disediakan MCK dan Pengairan di Tempat Relokasi PKL Alun-alun Kota Tegal

Tri Cuma Bisa Gigit Jari, Tak Bisa Ikut Rasakan Bantuan Insentif Gaji Rp 600 Ribu

Menurutnya, pada jam pagi dan siang hari, ada dua perjalanan kereta yang melayani tujuan ke Jakarta.

Yakni Argo Sindoro berangkat dari Stasiun Tawang pada pukul 07.00 dan KA Argo Anggrek yang berangkat pukul 12.00.

" KA Menoreh ini berangkat dari Stasiun Tawang pukul 09.50."

"Sebelumnya ada KA Argo Sindoro dan setelahnya ada KA Argo Anggrek."

"Adanya ini bisa memberikan kelonggaran bagi para penumpang dalam memilih waktu keberangkatan tujuan mereka," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (31/8/2020).

Krisbiyantoro menambahkan, dikarenakan KA Menoreh termasuk dalam KA Jarak Jauh maka setiap penumpang diwajibkan untuk melakukan rapid test.

Termasuk juga menunjukkan hasilnya berupa non reaktif.

Atau penumpang bisa menujukan surat keterangan telah melakukan swab test dengan hasil negatif.

Penumpang pun wajib mengenakan masker dan face shield selama perjalanan.

Berbeda dengan KA Aglomerasi ataupun KA lokal, penumpang hanya diwajibkan mengenakan masker.

"Tiketnya harga mulai Rp 110.000 per penumpang."

" KA Menoreh dipastikan mempunyai pasar di semua lapisan masyarakat," terangnya.

Menurutnya, dengan aktifnya perjalanan KA Menoreh, sudah ada 59 KA yang aktif pada September 2020 dari total seluruh perjalanan KA yang melintasi PT KAI Daop IV sebanyak 81 KA.

Jumlah pengaktifan kembali perjalanan KA ini dikarenakan semakin meningkatnya minat perjalanan masyarakat pada masa adaptasi kebiasaan baru ini.

"Diharapkan dengan terus bertambahnya jumlah KA yang beroperasi, disambut baik masyarakat yang akan melakukan aktivitasnya bertransportasi dengan kereta api," pungkasnya. (Dhian Adi Putranto)

Mengapa Air Terjun Curug Sewu Masih Ditutup? Disporapar Kendal: Kami Tunggu Covid-19 Mereda

Alun-alun Kota Tegal Sudah Dikeliling Pagar, Proyek Revitalisasi Mulai Pekan Depan

Polres Semarang Layani Penerbitan SKCK Melalui WhatsApp, Begini Tata Cara Mengurusnya

Mengenang Van De Jong, Sosok Berjasa di Perkebunan Teh Kaligua Brebes, Pemetik Dianggap Keluarga

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved