Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Jelang KBM Tatap Muka di Sekolah, Yuliyanto Cek Kesiapan Angkutan Kota Salatiga

Diharapkan angkutan umum di benar-benar siap mengantar para siswa ke sekolahnya melalui standar protokol kesehatan khususnya di Kota Salatiga.

PEMKOT SALATIGA
Wali Kota Salatiga Yuliyanto menunjukkan stiker khusus Angkota memenuhi standar protokol kesehatan, Senin (31/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Menjelang dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah pada September 2020, Pemkot Salatiga menggelar simulasi kesiapan angkutan umum, di Terminal Tamansari, Senin (31/8/2020).

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, adanya simulasi tersebut diharapkan angkutan umum di benar-benar siap mengantar para siswa ke sekolahnya melalui standar protokol kesehatan.

"Setelah ini, angkutan Kota Salatiga siap dan berjalan sesuai protokol kesehatan yang ketat," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (31/8/2020).

Bisa Ditiru Nih, Bikin Sistem Kandang Panggung Seperti di Salatiga, Biar Kambing Tak Mudah Sakit

Kapolres Minta Seluruh Anggota Makin Serius Tekan Angka Kriminalitas di Salatiga

Pasang Baru Air PDAM Salatiga Bisa Diangsur 10 Kali Tanpa Bunga, Begini Caranya

Alun-alun Kota Tegal Sudah Dikeliling Pagar, Proyek Revitalisasi Mulai Pekan Depan

Menurut Yuliyanto, simulasi dilakukan berkenaan penerapan PTM di sekolah khususnya jenjang SD dan SMP pada September 2020.

Dia menambahkan, setiap anak yang hendak berangkat sekolah menggunakan angkutan umum sebelum masuk diharuskan menggunakan masker.

Lalu memakai face shield serta cuci tangan dengan sabun.

"Berdasarkan data Dishub Kota Salatiga, rata-rata siswa berangkat ke sekolah menaiki angkutan umum."

"Prosentasenya capai sekira 20 persen," katanya.

Kepala Dishub Kota Salatiga, Sidqon Effendi menyampaikan, simulasi dan assesment protokol kesehatan Covid-19 dilakukan pada prasarana dan sarana transportasi angkutan umum.

Hal itu dikarenakan juga jumlah penumpang menurun.

"Keseluruhan angkutan Kota Salatiga ada 451 unit."

"Sebelum pandemi yang beroperasi rata-rata 250 kendaraan perhari."

"Sekarang mengalami penurunan sekira 40 persen dengan penumpang kurang dari 50 persen,” ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (31/8/2020).

Dikatakannya, sampai sejauh ini menjelang PTM untuk memenuhi protokol kesehatan di terminal dan angkutan kota sudah ada sekira 100 kendaraan.

Dimana itu telah dilengkapi hand sanitizer dan dilakukan physical distancing untuk memenuhi ketentuan maksimal kapasitas 50 persen penumpang. (M Nafiul Haris)

Polres Semarang Layani Penerbitan SKCK Melalui WhatsApp, Begini Tata Cara Mengurusnya

Mengenang Van De Jong, Sosok Berjasa di Perkebunan Teh Kaligua Brebes, Pemetik Dianggap Keluarga

Omset Pedagang Pasar Wage Purwokerto Menurun 70 Persen Sejak Pandemi, Bupati Coba Bantu Cari CSR

Sekolah Sudah Bisa Ajukan Izin Gelar KBM Tatap Muka, Bupati Banyumas: Satu Kelas Maksimal 10 Siswa

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved