Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Warga Boleh Gelar Malam Tirakatan Kemerdekaan RI, Gubernur Ganjar: Tapi Wajib Patuhi SOP Kesehatan

Gubernur Ganjar Pranowo menjelaskan, tirakatan yang digelar untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi tradisi masyarakat.

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengizinkan masyarakat menggelar malam tirakatan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Meski demikian, dalam pelaksanaannya, Ganjar menginstruksikan agar warga mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Ganjar menjelaskan, tirakatan yang digelar untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi tradisi masyarakat.

Terbanyak di Purbalingga, ASN Tidak Netral dalam Pilkada Serentak, Rekap Sementara Bawaslu Jateng

Ini Modus Baru Distribusikan Narkoba Selama Masa Pandemi di Jateng

Awasi Medsos Jelang Pilkada Serentak, Polda Jateng Giatkan Patroli Siber, Caranya Seperti Ini

Zona Kuning Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Komisi E DPRD Jateng: Pemerintah Jangan Gegabah

"Tidak apa-apa kalau masyarakat mau menggelar malam tirakatan."

"Namun secara sederhana saja, jangan mengundang banyak orang."

"Dan yang utama adalah mematuhi protokol kesehatan," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (14/8/2020).

Dilanjutkannya, masyarakat disarankan tidak membuat kegiatan yang mengundang kerumunan massa seperti membuat acara musik atau solo organ, dan sejenisnya.

"Silakan tirakat di tempat ibadah atau di lingkungan rumah masing-masing."

"Asal tidak banyak mengundang orang dan wajib mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.

Terkait lomba yang biasanya diadakan masyarakat untuk menyambut Hari Kemerdekaan, Ganjar mengimbau masyarakat menggelarnya secara virtual.

"Kalau mau lomba bisa secara virtual, jangan mengadakan lomba seperti biasanya."

"Karena risiko penularan Covid-19 cukup tinggi pada saat ini," imbuhnya. (Budi Susanto)

Harga Kubis Makin Anjlok di Banjarnegara, Paling Mahal Cuma Rp 700 Tiap Kilogram

Komentar Balasan Warganet Terbukti, Warga Purwokerto Pengunggah Video Tak Percaya Corona Ditangkap

Satu Investor Asal Korea Selatan Dipastikan Mengisi KIT Batang, Tahap Awal Bangun 450 Hektare

Ikatan Dokter Indonesia Dorong Pemkab Banjarnegara Terbitkan Perda Covid-19

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved