Berita Banyumas

Komentar Balasan Warganet Terbukti, Warga Purwokerto Pengunggah Video Tak Percaya Corona Ditangkap

Postingan yang diunggah enam hari lalu atau tepatnya pada Sabtu (8/8/2020) telah ditonton sebanyak 19,7 ribu tayangan dan menuai 442 komentar.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Potongan unggahan video yang menyebut tidak percaya terhadap corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Warga Purwokerto pemilik akun instagram @bobyndavidson ditangkap Satreskrim Polresta Banyumas, karena mengunggah video ungkapan ketidakpercayaan terhadap virus corona.

Postingan yang diunggah enam hari lalu atau tepatnya pada Sabtu (8/8/2020) telah ditonton sebanyak 19,7 ribu tayangan dan menuai 442 komentar.

Pekerja Swasta Serbu Perbankan di Purwokerto, Berebut Buka Rekening Baru, Diduga Karena Hal Ini

Terkendala Syarat Sistem Tiket Non Tunai, Alasan Belasan Objek Wisata Belum Buka di Banyumas

Ini Modus Baru Distribusikan Narkoba Selama Masa Pandemi di Jateng

Dalam caption yang ditulis akun @bobyndavidson dirinya mengungkapkan rasa tidak percaya dengan adanya virus corona yang saat ini sudah menjadi pandemi.

"Saya yakin corona adalah virus alay yang dibesar-besarkan oleh mayoritas manusia."

"Apalagi di Purwokerto," tulis pemilik akun @bobyndavidson yang bernama asli Bobyn Ramadhan.

Dalam caption instagramnya dia juga menulis, "Deneng aku ya waras slamet terus walau ra tau maskeran, (Saya sehat selamat walau tidak pernah mengenakan masker)." 

"Koe arep percaya apa ora, karepe koe pada lah (kamu mau percaya atau tidak terserah kamu semua)."

"Gusti Allah sing nyong percayai (Gusti Allah yang aku percayai)."

"Kaya kie mbok ya melas lah sing pada usaha ngempani anake, paham yah (Seperti ini ya kasihan yang usaha menafkahi anaknya, paham kan)."

"Mbok ora pada terima koe pada kie kepercayaane enyong dewek, nek ora pada sih nyong bodoa (Kalau tidak pada terima, ini adalah kepercayaan saya sendiri, kalau tidak percaya saya, terserah)."

Dalam videonya dia mengatakan agar tidak perlu lagi percaya dengan adanya virus corona.

"Sing gelis mati karena Corona kue anu keseringan nganggo masker kebacinen cangkeme dewek mulane mati. (yang cepat meninggal karena corona itu karena keseringan menggunakan masker kebauan bau mulutnya sendiri)."

Dragan Djukanovic: Program Latihan Ditentukan Seusai Rapat Virtual Tim PSIS Semarang

Jepara Masih Jadi Episentrum Narkoba di Jawa Tengah, BNNP: Hasil Penindakan di Tiga Tempat

Terbanyak di Purbalingga, ASN Tidak Netral dalam Pilkada Serentak, Rekap Sementara Bawaslu Jateng

Atas unggahan videonya itu akhirnya menuai reaksi cukup keras dari para warganet dalam kolom komentarnya.

Seperti yang dituliskan oleh akun @q.mommy yang mengatakan merasa malu sebagai orang yang sesama daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Banyumas
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved