Pilkada Serentak 2020

Kedua Partai ini Sepakat Bikin Koalisi Purbalingga Baru, Pilkada Bakal Usung Bakal Paslon Fidi

Dua partai politik yakni PKS dan Partai Gerindra bersepakat keluar dari Koalisi Pelangi dan membentuk Koalisi Purbalingga Baru.

Tribunbanyumas.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Purbalingga, Adi Yuwono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Keretakan Koalisi Pelangi jelang Pilkada Kabupaten Purbalingga 2020 semakin terlihat.

Dua partai politik yakni PKS dan Partai Gerindra bersepakat keluar dari Koalisi Pelangi dan membentuk Koalisi Purbalingga Baru.

Keduanya pun telah bersepakat mengusung pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga sendiri.

Terbanyak di Purbalingga, ASN Tidak Netral dalam Pilkada Serentak, Rekap Sementara Bawaslu Jateng

Bawaslu Kembali Temukan Data Pemilih Bermasalah di Purbalingga, Ini Penjabarannya

Lagi, Purbalingga Dapat Penghargaan, Sukses Lebihi Target Pelaksanaan Sensus Penduduk

Sebagian Sekolah di Purbalingga Curi Start Gelar Pembelajaran di Kelas, Contoh di SDN 01 Gunungwuled

Hal ini ditandai beredarnya foto pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Fidloh Threeyati-Adi Yuwono (Fidi).

Selain itu diperkuat dengan pertemuan pengurus kedua partai di kantor DPD PKS Jalan Raya Penambongan untuk Koalisi Purbalingga Baru pada Kamis (13/8/2020) malam.

Ketua DPD PKS Kabupaten Purbalingga, Cahyo Susilo membenarkan adanya pertemuan tersebut.

Pada pertemuan itu kedua pengurus partai menyepakati adanya koalisi baru yang mengusung istri dari anggota DPR RI Rofik Hananto yakni Fidloh Threeyati.

Yang kemudian dipasangkan dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Adi Yuwono.

"Kami sepakat berkoalisi. Kami menamakannya Koalisi Purbalingga Baru," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (14/8/2020).

Cahyo menuturkan, latar belakang terbentuknya Koalisi Purbalingga Baru karena dalam pemilihan bakal calon Wakil Bupati di tubuh Koalisi Pelangi tidak sesuai prosedur yang disepakati.

Adanya pengingkaran tersebut membuat pihaknya sulit untuk bersama dengan Koalisi Pelangi.

"Untuk rekomendasi hingga saat ini belum turun."

"Nama Fidloh-Adi sedang kami usulkan ke DPP PKS dan Partai Gerindra," tutur dia.

Dia mengatakan, deklarasi akan dilakukan setelah adanya rekomendasi.

Pihaknya meminta restu agar rekomendasi bisa turun kepada kedua pasangan calon tersebut.

"Mohon doa restunya, semoga semua lancar."

"Kami sudah mantap untuk mengusung paslon sendiri di Pilkada Kabupaten Purbalingga,” tukasnya.

Rapid Test Hari Pertama di Purbalingga, 24 Anggota PPK dan PPS Reaktif

Nasib Industri Bulu Mata di Purbalingga, Order Menurun Hingga 50 Persen Selama Masa Pandemi

Paslon Pilkada Kabupaten Purbalingga Dilarang Branding Stiker di Angkot, Ini Aturan Resminya

Harga Kubis Makin Anjlok di Banjarnegara, Paling Mahal Cuma Rp 700 Tiap Kilogram

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Purbalingga, Adi Yuwono menuturkan, saat ini masih menunggu rekomendasi.

Namun pihaknya telah memulai pergerakan bersama PKS.

"Pergerakan sudah kami mulai dengan teman-teman PKS dan para relawan," ujarnya.

Dia yakin, empat kursi yang dimiliki PKS dan enam kursi dimiliki Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Purbalingga untuk membuat koalisi baru.

Bahkan koalisi baru tersebut dapat menang pada Pilkada Kabupaten Purbalingga 2020.

"Kami yakin akan memenangkan Pilkada karena kami hadir sesuai apa yang diharapkan masyarakat dan totalitas membawa Purbalingga baru," pungkasnya.

Tidak Pernah Meninggalkan

Sementara itu bakal calon Bupati dari Koalisi Pelangi, Muhamad Zulhan Fauzi (Oji) menepis meninggalkan PKS dan Partai Gerindra pada koalisi tersebut.

Namun semua itu kembali masing-masing individu partai.

"Kami tidak pernah meninggalkan siapa pun," kata dia.

Meski adanya koalisi baru, dia tetap akan mengusahakan kedua partai itu kembali ke koalisinya.

Pasalnya rekomendasi belum turun pada koalisi tersebut.

"Kami masih terus mencoba agar terus bersama-sama," tukasnya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Komentar Balasan Warganet Terbukti, Warga Purwokerto Pengunggah Video Tak Percaya Corona Ditangkap

Ini Modus Baru Distribusikan Narkoba Selama Masa Pandemi di Jateng

Dragan Djukanovic: Program Latihan Ditentukan Seusai Rapat Virtual Tim PSIS Semarang

Jepara Masih Jadi Episentrum Narkoba di Jawa Tengah, BNNP: Hasil Penindakan di Tiga Tempat

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved