Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Nasib Industri Bulu Mata di Purbalingga, Order Menurun Hingga 50 Persen Selama Masa Pandemi

Dari hasil kunjungan Bupati Purbalingga, beberapa perusahaan mengakui saat pandemi Covid-19 ini memberikan dampak terhadap permintaan atau order.

PEMKAB PURBALINGGA
Kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi ke beberapa perusahaan terutama di industri bulu mata palsu di Kabupaten Purbalingga, Rabu (12/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemkab Purbalingga melakukan monitoring dan evaluasi terhadal sejumlah perusahaan. 

Kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi.

Monitoring itu bertujuan untuk mengetahui sejauhmana dampak Covid-19 terhadap perusahaan di Kabupaten Purbalingga.

Paslon Pilkada Kabupaten Purbalingga Dilarang Branding Stiker di Angkot, Ini Aturan Resminya

Dindikbud Purbalingga Dituding Lambat Tanggapi Keluhan Sistem Belajar Daring, Begini Tanggapannya

Bupati Kembali Ingatkan Pengalaman Pahit Soal Korupsi di Purbalingga, Inspektorat Bentuk Tim Khusus

Beberapa perusahaan yang dikunjungi seperti industri bulu mata palsu PT Mahkota Tri Angjaya, PT Sinar Cendana Abadi, PT Hyupsung.

Lalu industri rambut palsu PT Sung Chang, dan industri pengolahan kayu PT Karya Bhakti Manunggal. 

Hasil kunjungannya, Bupati akrab disapa Tiwi itu menyatakan, perusahaan tersebut telah menerapkan protokol kesehatan

“Alhamdulillah seluruh pabrik sudah menerapkan protokol kesehatan."

"Seluruh karyawan menggunakan masker, menyediakan fasilitas cuci tangan."

"Lalu saling jaga jarak, dan melakukan pengukuran suhu secara rutin,” ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (12/8/2020).

Menurutnya, dari hasil kunjungannya beberapa perusahaan mengakui saat pandemi Covid-19 ini memberikan dampak terhadap permintaan atau order.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved