Breaking News:

Berita Nasional

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem ke Komnas HAM Gara-gara Persoalan Ini

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem ke Komnas HAM Gara-gara Persoalan Ini: Uang kuliah yang dibebankan kepada mahasiswa

Istimewa
Mahasiswa Fakultas Hukum Unnes mengadukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM, Rabu (22/7/2020) lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Mahasiswa Unnes mengadukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makariem ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia, Rabu (22/7/2020) lalu.

Menurut satu di antara mahasiswa itu, Frans Josua Napitu, pengaduan diterima secara langsung oleh Bidang Penerimaan dan Pemilahan Pengaduan Komnas HAM RI serta tercatat dalam nomor agenda B2801.

Dia menuturkan, aduan ini merupakan tindak lanjut dari gerakan mahasiswa yang sebelumnya telah melakukan Permohonan Hak Uji Materi Permendikbud No 25 Tahun 2020 ke Mahkamah Agung Republik Indonesia, di mana menyoal mengenai biaya kuliah di masa Pandemi yang harus ditanggung oleh mahasiswa.

Ibu Dilaporkan Anaknya ke Polisi, Rebutan Tanah Yayasan, Pembina Yakpermas: Saya Mau Dipenjarakan

Istri ABK Indonesia Tulis Surat Terbuka kepada Jokowi, Cemas Keselamatan Suami di Kapal China

Dibangun Sejak Zaman Perang Kemerdekaan, Madrasah di Banyumas Ini Akhirnya Tersentuh Bantuan

Keluarga A6, Sipil Pertama Pemilik Rantis Maung 4x4 Produksi Pindad, Ashanty: Kami Beli Dua

"Tercatat terdapat 2 hal yang menjadi dasar mengapa Mendikbud dianggap telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) kepada para pelajar, termasuk mahasiswa yaitu berkaitan dengan kewajiban pembayaran biaya kuliah secara penuh di masa Pandemi Covid-19," ucap mahasiswa Fakultas Hukum Unnes itu kepada Tribun Jateng, Selasa (4/7/2020).

Frans menambahkan, termasuk ketentuan pungutan uang pangkal tanpa batasan presentase maksimal.

Selain itu juga berkaitan dengan pembungkaman ruang demokrasi serta tindak represi yang terjadi di beberapa perguruan tinggi berkaitan dengan gerakan demonstrasi menuntut keringanan biaya kuliah di masa Pandemi Covid-19 ini.

"Berdasarkan hal di atas, kami menilai bahwasanya telah terjadi dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makariem," terangnya.

Hal itu, menurutnya dapat dikategorikan sebagai Pelanggaran HAM karena dilakukan oleh Negara sebagai pelaku.

"Kunci dari pelanggaran HAM adalah harus ada kewajiban negara yang tidak terpenuhi di situ."

"Bentuknya dapat berupa perumusan kebijakan ataupun dengan melakukan pembiaran," tuturnya.

Lantaran, lanjut Frans yang secara tidak langsung berarti negara sudah melanggar “kontrak sosial” manusia dalam bernegara, di mana negara lewat aparaturnya tidak memberikan pelayanan dan pemenuhan hak asasi manusia bagi rakyatnya.

"Pelanggaran negara terhadap kewajibannya itu juga dapat dilakukan baik dengan perbuatannya sendiri (acts of commission) maupun karena kelalaiannya (acts of ommission)," ungkapnya.

Maka dari itu, mahasiswa Unnes melakukan pengaduan kepada Komnas HAM atas dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Mendikbud. (kan)

Korban Diminta Kirim Foto dan Video Bugil Sebagai Syarat Tes Keperawanan

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

Adik Ipar Ganjar Tantang Petahana dalam Pilbup Purbalingga, PKB Berikan Rekomenadsi Paslon Oji-Jeni

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved